Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Astra Kembangkan Sambal Sawo hingga River Tubing di Desa Gede Pangrango

        Astra Kembangkan Sambal Sawo hingga River Tubing di Desa Gede Pangrango Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Sukabumi -

        Masyarakat Desa Gede Pangrango, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengoptimalkan berbagai potensi lokal melalui program pendampingan masyarakat yang mencakup sektor kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.

        Berada di kawasan penyangga Taman Nasional Gunung Gede Pangrango yang berstatus sebagai Cagar Biosfer Dunia UNESCO, desa seluas sekitar 999 hektare ini mengandalkan kekayaan alam serta kearifan lokal untuk menggerakkan perekonomian warga.

        Dalam sektor kewirausahaan, warga setempat berinovasi mengolah hasil bumi menjadi produk bernilai jual tinggi.

        Salah satu produk unik yang dikembangkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat adalah sambal berbahan dasar buah sawo. Selain itu, produksi gula aren lokal juga menjadi salah satu komoditas unggulan desa.

        Potensi alam sekitar turut dimanfaatkan untuk menggenjot sektor pariwisata. Desa Gede Pangrango menawarkan berbagai daya tarik wisata alam, termasuk aktivitas river tubing atau susur sungai, wisata alam terbuka, hingga paket jelajah kampung bagi wisatawan.

        Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, menyatakan bahwa pendampingan yang dilakukan bertujuan untuk mendorong kemandirian warga dalam mengoptimalkan karakteristik daerahnya.

        "Kami percaya setiap desa memiliki potensi yang dapat dikembangkan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhannya," ujar Boy dalam keterangannya.

        Selain sektor ekonomi dan pariwisata, penguatan juga dilakukan pada bidang kesehatan melalui optimalisasi posyandu dan program penanganan stunting.

        Di bidang pendidikan, anak-anak muda setempat diberi ruang mengembangkan seni dan budaya tradisional, seperti permainan angklung, drumband, hingga musik tradisional Arumba.

        Sementara itu, dalam aspek pengelolaan lingkungan, warga mengolah sampah rumah tangga melalui pemilahan mandiri. Kreativitas warga tampak dari pemanfaatan limbah pipa PVC yang diubah menjadi kerajinan miniatur kendaraan bernilai ekonomis.

        Berkat berbagai inovasi dan konsistensi dalam menjaga lingkungan serta pariwisata, Desa Gede Pangrango sebelumnya juga pernah menorehkan sejumlah prestasi, di antaranya meraih penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia pada periode 2021–2024 serta Penghargaan Program Kampung Iklim Nasional kategori Utama pada 2024.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: