Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Trump Minta China Tak Bantu Iran, Ini Respons Xi Jinping

        Trump Minta China Tak Bantu Iran, Ini Respons Xi Jinping Kredit Foto: AFP
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan Presiden China Xi Jinping agar tidak memberikan bantuan kepada Iran dalam bentuk apa pun. Peringatan tersebut disampaikan dalam pertemuan tertutup kedua pemimpin di Ruang Oval Gedung Putih pada Kamis (24/9/2026).

        Isu perang Iran menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan Trump dan Xi. Trump mengonfirmasi hal tersebut ketika ditanya wartawan mengenai apakah persoalan Iran turut dibahas dalam pertemuan bilateral itu.

        Posisi Washington kemudian dijelaskan lebih lanjut oleh Duta Besar AS untuk China David Perdue dalam wawancara pada Jumat (25/9/2026). Menurut Perdue, Amerika Serikat telah menyampaikan keberatan terhadap kemungkinan dukungan China kepada Iran, baik secara langsung maupun tidak langsung.

        Dukungan yang menjadi perhatian Washington mencakup intelijen, suku cadang hingga peralatan militer. Perdue mengatakan, Trump kembali menyampaikan posisi tersebut secara langsung kepada Xi dalam pertemuan di Gedung Putih.

        Meski demikian, Perdue mengakui pemerintah AS belum menemukan bukti langsung mengenai keterlibatan China dalam penutupan Selat Hormuz oleh Iran. Ia menyebut Washington melihat adanya dugaan dukungan tidak langsung, tetapi belum memiliki bukti fisik yang menghubungkan Beijing dengan tindakan tersebut.

        Dalam pertemuan tersebut, Trump dan Xi juga disebut memiliki kesepahaman bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir dan Selat Hormuz harus tetap terbuka bagi navigasi internasional.

        Baca Juga: Iran Tangkap Drone Bawah Laut AS, Bakal Pulihkan Data di Dalamnya

        Perdue mengatakan Washington melihat adanya perkembangan tertentu yang menunjukkan China merespons posisi yang disampaikan AS. Namun, ia tidak merinci lebih jauh bentuk tindakan yang dimaksud.

        Selain membahas isu keamanan di Timur Tengah, Trump dan Xi menghadiri jamuan makan malam kenegaraan pada Kamis malam. Trump menyebut hubungan Amerika Serikat dan China berada dalam kondisi baik, meski kedua negara memiliki perbedaan dalam sistem pemerintahan.

        Sementara itu, Xi menilai pembicaraan dengan Trump berlangsung terbuka. Menurutnya, pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepahaman yang menjadi arah strategis bagi hubungan bilateral Amerika Serikat dan China.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: