Refly Harun Buka Suara! Bongkar Posisi Dilematis Prabowo di Tengah Gugatan Gibran di MK!
Kredit Foto: BPMI
Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun membahas posisi Presiden Prabowo Subianto di tengah gugatan terkait syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah Konstitusi (MK).
Dalam perbincangannya dengan Hendri Satrio yang ditayangkan melalui kanal YouTube pribadinya, Refly mengaku memperoleh informasi mengenai sikap Prabowo menghadapi perkara tersebut.
Refly menyebut Prabowo sempat mempertanyakan kemungkinan dampak gugatan terhadap dirinya. Namun, berdasarkan informasi yang diterimanya, posisi Presiden disebut tidak menjadi sasaran langsung dalam petitum permohonan.
“Saya mendapatkan informasi biar agak seru sedikit, bocoran. Konon, katanya Prabowo tanya kepada Yusril sumbernya saya nggak nyebut dong. Iya ini kira-kira A3 lah,” kata Refly, dikutip Selasa (29/9/2026).
Menurut Refly, pertanyaan Prabowo berkaitan dengan kemungkinan dirinya ikut terdampak apabila gugatan terhadap Gibran dikabulkan.
“Bagaimana ini, apakah akan kena ke saya juga? Tenang pak, mungkin bahasanya bukan tenang pak. Jadi dia bilang kita lihat dulu petitumnya,” ujarnya.
Refly kemudian menjelaskan isi petitum yang menurutnya menjadi dasar bahwa posisi Prabowo tidak secara langsung menjadi sasaran gugatan. Permohonan tersebut secara khusus meminta diskualifikasi terhadap Gibran.
Namun, apabila Gibran didiskualifikasi, terdapat permintaan agar Prabowo mengajukan dua nama calon wakil presiden untuk dipilih oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).
“Dan ketika petitum dibacakan, disitu dikatakan salah satunya itu memerintahkan Presiden Prabowo Subianto mengajukan dua calon Presiden setelah diskualifikasi Gibran itu untuk dipilih oleh majelis permusyarawatan dalam jangka waktu 60 hari,” terangnya.
Baca Juga: Pengamat: Saya Sampai Saat Ini Tidak Terbayang Gugatan ke Gibran Bakal Untungkan Denny Indrayana
Refly menegaskan gugatan tersebut diarahkan secara khusus terhadap Gibran, bukan untuk mendiskualifikasi pasangan secara keseluruhan.
“Jelas, bahwa yang kita mintakan itu adalah khusus Gibran saja,” pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: