Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Mahfud: 70 Persen Yakin Prabowo Akan Mencalonkan Diri Lagi di 2029

        Mahfud: 70 Persen Yakin Prabowo Akan Mencalonkan Diri Lagi di 2029 Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 masih menyisakan waktu sekitar tiga tahun. Meski demikian, sejumlah tokoh mulai membaca arah peta politik dan kemungkinan kandidat yang akan kembali bertarung dalam kontestasi tersebut.

        Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menjadi salah satu tokoh yang memberikan prediksi mengenai langkah Presiden Prabowo Subianto.

        Baca Juga: Kubu Jokowi Curigai Wacana Revisi Aturan Pemilu: Semua Memang Diarahkan untuk Jegal Gibran dan PSI

        Mahfud memperkirakan politikus itu memiliki kemungkinan besar untuk kembali mencalonkan diri sebagai presiden pada 2029. Bahkan, ia menyebut peluang sosok itu kembali memenangkan pilpres juga cukup besar apabila keputusan tersebut benar-benar diambil.

        "70 persen yakin Pak Prabowo akan mencalonkan diri lagi. Dan kalau dia mencalonkan diri lagi, peluangnya untuk menang besar," kata Mahfud, dikutip Selasa (29/9/2026).

        Menurut Mahfud, salah satu modal terbesar politikus itu adalah statusnya sebagai presiden petahana. Posisi tersebut memberikan keuntungan politik tersendiri dibandingkan tokoh yang belum pernah menduduki kursi kepresidenan.

        Mahfud menilai belum terlihat figur lain yang memiliki kekuatan sebanding untuk menghadapi Prabowo sebagai petahana. Kondisi tersebut membuat peluang presiden cukup besar untuk kembali masuk dalam kontestasi Pilpres 2029.

        Mahfud juga berpandangan bahwa persoalan calon wakil presiden belum menjadi faktor yang terlalu menentukan bagi Prabowo.

        Menurutnya, siapa pun figur yang nantinya dipilih sebagai pendamping presiden tidak akan terlalu mengubah peta apabila kekuatan politik sang petahana tetap terjaga. Artinya, kekuatan utama pasangan mereka nanti dinilai masih akan bertumpu pada figur Prabowo.

        Mahfud juga menyoroti munculnya sejumlah organisasi maupun kelompok yang membawa nama dukungan terhadap Prabowo.

        Fenomena tersebut ia baca sebagai indikasi bahwa basis politik untuk menghadapi pilpres mulai terbentuk, meskipun tahapan resmi kontestasi masih cukup jauh.

        Menurut Mahfud, keberadaan kelompok-kelompok tersebut menunjukkan bahwa presiden memiliki modal politik yang perlu diperhitungkan oleh pihak yang ingin menjadi penantangnya.

        Baca Juga: Grace Soal Ucapan Jokowi ke PSI: Jangan Ditakutin Apalagi Ditakut-takutin, Kami Masih Partai Kecil

        Ia juga menyinggung adanya berbagai upaya politik yang disebut sebagai usaha "menggergaji" Prabowo. Namun, menurutnya, tekanan politik semacam itu belum tentu mampu menghentikan langkah presiden jika fondasi kekuasaannya tetap kuat di Pilpres 2029.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: