Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Garuda Tampil Buruk Lawan Malaysia, Pengamat Beri Alarm Bahaya untuk PSSI!

        Garuda Tampil Buruk Lawan Malaysia, Pengamat Beri Alarm Bahaya untuk PSSI! Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Timnas Indonesia gagal meraih kemenangan saat menghadapi Malaysia pada matchday kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), skuad Garuda hanya mampu bermain imbang 0-0.

        Indonesia bahkan harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37 setelah Thom Haye mendapat kartu merah akibat pelanggaran terhadap Arif Aiman. Situasi tersebut membuat Malaysia lebih leluasa memberikan tekanan hingga pertandingan berakhir.

        Pengamat sepak bola Anton Sanjoyo atau Bung Joy menilai permainan Indonesia dalam laga tersebut mengkhawatirkan. Ia menyoroti ketidakmampuan skuad Garuda keluar dari tekanan Malaysia.

        "Kita tidak punya bagaimana cara melepas dari tekanan. Kemudian dengan kekuatan yang kita punya, tim Indonesia yang punya, itu enggak bisa melakukan tekanan apa pun terhadap Malaysia," ucap Anton Sanjoyo dalam Sapa Indonesia Pagi KOMPAS TV, Selasa (29/9/2026).

        "Ini buat saya mengkhawatirkan," tambahnya.

        Bung Joy sebelumnya masih memberikan kesempatan kepada pelatih John Herdman. Namun, penampilan Indonesia dalam dua laga terakhir membuatnya mulai mempertanyakan kemampuan Herdman menangani skuad Garuda.

        "Tapi sejak semalam saya melihat bahwa, aduh, apakah kita betul-betul harus terus dengan John Herdman? Apa kita tidak punya peluang lagi untuk memperbaiki tim ini?" tegasnya.

        Menurut Bung Joy, evaluasi tetap diperlukan meski peluang Indonesia lolos ke final masih terbuka. Ia menilai permainan Garuda saat menghadapi Singapura dan Malaysia belum menunjukkan performa yang meyakinkan.

        "Karena dua pertandingan, menang tanpa permainan bagus melawan Singapura dan menahan imbang dengan permainan yang sangat buruk menghadapi Malaysia," sambungnya.

        Bung Joy juga menilai mayoritas pemain Indonesia merupakan bagian dari skuad yang sudah terbentuk. Karena itu, menurutnya, tim tidak seharusnya membutuhkan waktu lama untuk membangun permainan.

        "Ini tim yang sudah jadi sebetulnya. Tinggal bagaimana meramu, meracik tim ini dengan semua kekuatannya menjadi sebuah tim yang elite, yang ditakuti di Asia," katanya.

        Baca Juga: Buntut Ditahan Imbang Malaysia! Posisi Timnas Indonesia Malah Melorot di Rangking FIFA Terbaru!

        Ia kemudian mengingatkan PSSI agar tidak mengabaikan performa Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Pasalnya, skuad Garuda akan menghadapi lawan yang lebih berat pada Piala Asia 2027.

        "Ini baru ketemu Malaysia, belum Vietnam, belum Thailand, belum Jepang, belum Korea Selatan. Jadi ini harus jadi alarm bahaya bagi PSSI," tandas Bung Joy.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: