Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bukan Cuma Belanda, Media Malaysia Ikut Soroti Maarten Paes Usai Indonesia Tahan Harimau Malaya

        Bukan Cuma Belanda, Media Malaysia Ikut Soroti Maarten Paes Usai Indonesia Tahan Harimau Malaya Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Penampilan Maarten Paes menjadi salah satu sorotan setelah Timnas Indonesia menahan Malaysia 0-0 pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (28/9/2026). Menariknya, perhatian terhadap penjaga gawang Timnas Indonesia itu tidak hanya datang dari media Belanda, tetapi juga media Malaysia.

        The Star menempatkan Paes sebagai salah satu pemain kunci yang membantu Timnas Indonesia mengamankan satu poin. Media Malaysia tersebut menilai sejumlah penyelamatan Paes menjadi faktor yang membuat Harimau Malaya gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

        Indonesia memang harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-38. Kondisi tersebut membuat Malaysia memiliki peluang lebih besar untuk memberikan tekanan dan mencari celah di pertahanan Timnas Indonesia.

        Salah satu peluang Malaysia datang melalui Arif Aiman. Pemain tersebut mendapatkan kesempatan untuk menguji Paes, tetapi tembakannya berhasil diamankan oleh penjaga gawang kelahiran Belanda tersebut.

        Tekanan Harimau Malaya tidak berhenti di situ. Pada babak kedua, Paulo Josue dan Fergus Tierney juga mencoba mencari ruang untuk membuka keunggulan Malaysia.

        Namun, berbagai peluang tersebut belum mampu menghasilkan gol. Paes tetap mampu menjaga konsentrasinya sehingga gawang Indonesia tidak kemasukan sepanjang pertandingan.

        Penampilan Paes tersebut kemudian juga mendapat perhatian dari media Belanda. Ajax Show Time menyoroti kondisi sulit yang harus dihadapi Paes setelah Indonesia kehilangan satu pemain.

        "Paes menghadapi ujian berat setelah Indonesia harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-38," tulis laporan Ajax Show Time.

        Media tersebut menilai situasi itu membuat Malaysia mempunyai peluang lebih besar untuk memberikan tekanan kepada Indonesia. Namun, Paes disebut mampu mempertahankan konsentrasi dan memastikan tidak ada bola yang bersarang di gawang Indonesia.

        Baca Juga: Tahan Imbang Malaysia, Ini Skenario Lengkap Syarat Timnas Indonesia Agar Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

        "Situasi tersebut membuat Malaysia memiliki peluang lebih besar untuk memberikan tekanan. Namun, Paes mampu mempertahankan konsentrasi dan memastikan tidak ada bola yang bersarang di gawang Indonesia," lanjut laporan tersebut.

        Sorotan dari media Malaysia dan Belanda tersebut memperlihatkan besarnya peran Paes dalam pertandingan. Ia bukan hanya harus menghadapi tekanan serangan Malaysia, tetapi juga menjaga konsentrasi ketika Indonesia bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit.

        Sepanjang pertandingan di SUGBK, Paes tercatat melakukan delapan penyelamatan penting. Catatan tersebut menjadi salah satu gambaran bagaimana penjaga gawang Timnas Indonesia bekerja keras untuk mempertahankan skor tetap 0-0.

        Hasil imbang tersebut membuat Indonesia berhasil mengamankan satu poin dari pertandingan yang berlangsung dalam tekanan. Performa Paes pun menjadi bagian penting dari upaya Timnas Indonesia menjaga gawangnya tetap bersih hingga laga berakhir.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: