Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Rupiah Melemah, IHSG Ambruk 2%, Airlangga Cuma Bilang: Namanya Juga Market

        Rupiah Melemah, IHSG Ambruk 2%, Airlangga Cuma Bilang: Namanya Juga Market Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah dan Bank Indonesia (BI) terus memonitor perkembangan pasar keuangan menyusul pelemahan rupiah dan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sekitar 2% pada perdagangan Selasa (29/9/2026).

        Menurut Airlangga, pergerakan rupiah yang melemah merupakan bagian dari dinamika pasar yang dapat bergerak menguat maupun melemah. Pemerintah bersama BI, kata dia, terus mencermati perkembangan tersebut.

        “Ya ini kan namanya market. Market selalu menguat dan melemah. Pemerintah terus memonitor dan tentu BI juga melihat,” kata Airlangga saat ditemui dalam acara HSBC Indonesia Summit 2026 di The St. Regis Jakarta, Selasa (29/9/2026).

        Airlangga tidak menjelaskan lebih lanjut faktor yang menyebabkan pelemahan rupiah pada perdagangan tersebut.

        Di sisi lain, IHSG juga mengalami tekanan sekitar 2%. Airlangga mengatakan pergerakan pasar saham sebaiknya tidak dinilai hanya berdasarkan kinerja dalam satu hari perdagangan.

        “Ya itu juga biasa. Kalau kita lihat kan kita ambil mid-term-nya, tidak short day,” ujarnya.

        Baca Juga: IHSG Jeblok 2%, BEI Tepis Aturan Saham Rp1 Jadi Biang Kerok

        Baca Juga: Dolar AS Makin Perkasa, Rupiah Diramal Masih akan Tertekan

        Airlangga mengatakan pasar modal telah menyiapkan sejumlah regulasi untuk merespons berbagai kondisi perdagangan. Salah satu mekanisme yang tersedia ketika pasar mengalami penurunan adalah short selling.

        “Ada beberapa regulasi yang juga disiapkan oleh kapital market, termasuk di dalamnya kalau turun kan ada mekanisme short selling,” kata Airlangga.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: