Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        BeeX Bidik Konsumen Digital, Cashback Jadi Strategi Masuk Ekosistem E-Commerce

        BeeX Bidik Konsumen Digital, Cashback Jadi Strategi Masuk Ekosistem E-Commerce Kredit Foto: BeeX
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Perubahan kebiasaan masyarakat dalam berbelanja online membuka ruang bagi bisnis cashback dan loyalty. Melihat peluang tersebut, BeeX mengembangkan aplikasi yang menghubungkan konsumen dengan berbagai platform e-commercemelalui skema cashback dari transaksi yang dilakukan.

        Chief Marketing Officer (CMO) BeeX Stella mengatakan konsep tersebut dikembangkan untuk memberikan nilai tambahan dari aktivitas belanja yang sudah menjadi bagian dari keseharian konsumen.

        “Kami melihat ada perubahan sederhana yang bisa dilakukan konsumen sebelum checkout. Kalau aktivitas belanja memang sudah menjadi bagian dari keseharian, mengapa tidak sekaligus mencari nilai tambah dari transaksi tersebut? BeeX kami hadirkan untuk membuat kebiasaan itu menjadi lebih mudah dan praktis,” ujar Stella.

        Melalui aplikasi BeeX, pengguna dapat mencari produk dari platform e-commerce yang tersedia, menyalin tautan produk, kemudian memasukkannya ke aplikasi untuk melihat estimasi cashback sebelum menyelesaikan transaksi.

        Model tersebut memungkinkan konsumen memperoleh nilai tambahan dari transaksi rutin. Sebagai ilustrasi, transaksi belanja Rp1 juta per bulan dengan cashback Rp200 ribu secara matematis dapat menghasilkan akumulasi cashback Rp2,4 juta dalam setahun.

        Namun, besaran cashback tetap bergantung pada produk, merchant, program, dan ketentuan yang berlaku.

        Dari sisi bisnis, BeeX juga mengembangkan ekosistem yang mempertemukan konsumen, brand, dan platform e-commerce. Chief Commercial Officer (CCO) BeeX Henry mengatakan perluasan ekosistem menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan pilihan transaksi bagi pengguna.

        “Kami ingin membangun ekosistem yang tidak hanya mempertemukan pengguna dengan produk, tetapi juga menciptakan hubungan yang saling memberikan nilai antara konsumen, brand, dan platform e-commerce. Semakin luas ekosistemnya, semakin banyak pilihan yang bisa dimanfaatkan pengguna,” kata Henry.

        Saat ini BeeX menyebut telah terhubung dengan sejumlah platform e-commerce, termasuk TikTok Shop, Shopee, dan Lazada, serta didukung lebih dari 50 brand.

        BeeX juga menyebut jumlah penggunanya telah mencapai lebih dari 500 ribu pengguna. Capaian tersebut menjadi basis perusahaan untuk mengembangkan ekosistem cashback dan loyalty lebih lanjut.

        Baca Juga: TikTok Shop Catat Transaksi Fesyen Tumbuh 70%, Kreator Jadi Mesin Baru Penjualan

        Baca Juga: QRIS Tak Lagi Sekadar Alat Bayar, ShopeePay Dorong Penggunaan dengan Cashback

        Dalam model bisnis tersebut, transaksi konsumen menjadi titik temu antara pengguna dan berbagai merchant. Bagi konsumen, cashback menjadi nilai tambahan dari transaksi, sementara bagi brand dan platform, ekosistem tersebut menjadi salah satu kanal untuk menjangkau konsumen digital.

        BeeX menempatkan konsep tersebut sebagai bagian dari perubahan perilaku belanja digital. Perusahaan mendorong konsumen untuk tidak hanya mempertimbangkan harga produk ketika bertransaksi, tetapi juga memperhatikan manfaat tambahan yang tersedia dari transaksi tersebut.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Annisa Nurfitri
        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: