Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dony Oskaria Ungkap Transformasi Pelindo dan Pertamina Gas, Dorong Perubahan Model Bisnis

        Dony Oskaria Ungkap Transformasi Pelindo dan Pertamina Gas, Dorong Perubahan Model Bisnis Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN Dony Oskaria mengungkapkan pemerintah tengah mendorong perubahan model bisnis sejumlah BUMN sebagai bagian dari proses transformasi perusahaan pelat merah. Salah satunya dilakukan pada PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo.

        Dony mengatakan jumlah perusahaan yang akan dikonsolidasikan dalam ekosistem Pelindo saat ini menjadi 24 perusahaan dari sebelumnya 41 perusahaan. Namun, angka tersebut masih dapat berubah setelah dilakukan peninjauan terhadap model bisnis masing-masing perusahaan.

        "Menjadi 24. Tapi kami masih meminta untuk lebih sedikit lagi karena beberapa bisnis modelnya akan kita review juga," kata Dony usai mengikuti rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (30/9/2026).

        Menurut Dony, perubahan model bisnis Pelindo diarahkan agar perusahaan tidak hanya berperan sebagai landlord atau pengelola aset pelabuhan, tetapi menjadi operator pelabuhan secara langsung.

        "Bisnis model Pelindo yang paling penting sebetulnya kita mengharapkan Pelindo betul-betul menjadi perusahaan operator port yang baik," ujarnya.

        Dia menjelaskan, selama ini sebagian besar pelabuhan di Indonesia masih dioperasikan oleh perusahaan pihak ketiga, sementara Pelindo lebih banyak menjalankan fungsi sebagai landlord. Ke depan, pemerintah ingin Pelindo mengambil peran lebih besar sebagai operator.

        "Kita meminta kepada mereka untuk merubah bisnis modelnya. Kita menjadi operator port-nya, pelabuhannya," kata Dony.

        Tak hanya di dalam negeri, Dony bahkan membuka peluang agar Pelindo ke depan dapat mengoperasikan pelabuhan di luar negeri. Menurutnya, perubahan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas peran dan bisnis BUMN.

        "Jangankan harapannya tidak hanya lokal saja, bahkan kita kalau bisa kita yang meng-operate port-nya orang di luar negeri. Ini yang kita rubah bisnis modelnya," tuturnya.

        Baca Juga: Konsolidasi BUMN Ditargetkan Rampung Akhir Tahun, Dony Oskaria: Tinggal Proses Cut Loss dan Hapus Buku

        Selain Pelindo, Dony mengatakan perubahan model bisnis juga tengah dilakukan pada Pertamina Gas. Perusahaan tersebut diarahkan untuk memperkuat bisnis di sektor midstream dan downstream.

        "Nah ini juga bisnis modelnya merubah menjadi main di midstream dan downstream," kata Dony.

        Salah satu pengembangan yang tengah dikaji yakni penyaluran gas langsung ke rumah-rumah melalui jaringan gas (jargas). Pemerintah disebut akan melakukan uji coba di sejumlah kota sebelum penerapan lebih luas.

        "Ini kita harapkan nanti perusahaan gas kita itu akan mengalirkan jadi lebih ke jargas-nya, mengalirkan gas ke rumah-rumah," ujarnya.

        Dony mengatakan skema tersebut saat ini masih dalam tahap uji coba, termasuk penggunaan model CNG. Jika berjalan sesuai rencana, pemanfaatan gas melalui jaringan rumah tangga diharapkan dapat mengurangi kebutuhan impor LPG sekaligus menekan beban subsidi.

        "Efeknya adalah kita tidak perlu lagi impor LPG. Nah ini menekan subsidi kita," kata dia.

        Menurut Dony, perubahan model bisnis BUMN tersebut merupakan proses transformasi jangka panjang yang dilakukan secara bertahap. Pemerintah akan mengevaluasi model bisnis setiap perusahaan untuk memastikan peran dan kegiatan usahanya menjadi lebih tepat.

        "Memang ini transformasi ini kita lakukan di semua aspek. Teman-teman bisa bayangkan berapa banyak subsidi dari LPG yang kita lakukan dan juga devisa kita harus mengimpor. Nah ini memang transformasi panjang yang kita lakukan. Dan satu-satu kita rubah bisnis modelnya kita lihat sehingga menjadi lebih proper," pungkasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Istihanah
        Editor: Istihanah

        Bagikan Artikel: