Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Heboh Pesawat Flydubai Nyaris Dijatuhkan Pilot, Israel Buka Dugaan Terorisme

        Heboh Pesawat Flydubai Nyaris Dijatuhkan Pilot, Israel Buka Dugaan Terorisme Kredit Foto: X
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pejabat Israel menilai insiden penerbangan Flydubai FZ1073 dari Dubai menuju Tel Aviv berpotensi merupakan percobaan serangan teror. Dugaan itu muncul setelah terjadi perkelahian di kokpit yang melibatkan dua pilot hingga pesawat sempat kehilangan ketinggian secara drastis.

        Pesawat tersebut kemudian mengalihkan penerbangan dan mendarat dengan selamat di Tabuk, Arab Saudi. Otoritas Israel melakukan konsultasi keamanan setelah pesawat sempat mengirim sinyal darurat dan sinyal yang mengindikasikan kemungkinan gangguan atau pembajakan.

        Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir menyebut pelaku sebagai seorang "teroris" yang berniat menabrakkan pesawat dan membunuh warga Israel di dalamnya. Pernyataan itu disampaikan saat penyelidikan terhadap insiden masih berlangsung.

        "Gagasan naif bahwa musuh kita menghargai nyawa dan bahwa kita harus mengasihani mereka, mendapat pengingat lain pagi ini dalam bentuk seorang teroris yang berencana menabrakkan pesawat dan membunuh 180 warga Israel di dalamnya," kata Ben Gvir, seperti dikutip AFP.

        Berdasarkan laporan Reuters, sejumlah pejabat Israel yang memberikan keterangan secara anonim menyebut penilaian sementara mengarah pada dugaan percobaan serangan teror. Namun, motif pelaku belum dipastikan dan penyelidikan masih dilakukan oleh pihak berwenang Saudi.

        Insiden terjadi ketika pesawat Boeing 737 tersebut berada di udara. Data FlightRadar24 menunjukkan pesawat sempat turun hampir 14.000 kaki dalam waktu kurang dari 30 detik sebelum mengirim sinyal darurat.

        Kesaksian penumpang yang dikutip media menyebut terjadi keributan di kokpit dan salah satu pilot dilaporkan terluka. Kru kabin dan penumpang kemudian membantu mengendalikan situasi hingga pesawat dapat dialihkan ke Tabuk. Kedua pilot kemudian mendapat perawatan di rumah sakit setempat.

        Media Israel melaporkan salah satu pilot diduga merupakan warga Oman, sementara identitas dan kewarganegaraan pihak lainnya masih dilaporkan secara berbeda oleh sejumlah media. Reuters juga mencatat adanya laporan yang saling bertentangan mengenai identitas kedua pilot serta motif insiden tersebut.

        Baca Juga: Pertemuan Panas Trump-Xi Jinping! Raksasa Aviasi Boeing Terancam Kehilangan Pesanan 200 Pesawat China!

        Sebelumnya, otoritas Israel sempat mengerahkan dua jet tempur setelah pesawat mengirim sinyal darurat. Pemerintah Israel kemudian melakukan konsultasi keamanan terkait insiden tersebut, sementara seluruh penumpang dilaporkan selamat.

        Hingga kini, dugaan percobaan terorisme belum menjadi kesimpulan final penyelidikan. Otoritas masih mendalami apakah insiden tersebut berkaitan dengan percobaan pembajakan, tindakan yang disengaja untuk menjatuhkan pesawat, atau motif lainnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: