Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Mau Hajar Indonesia 3-0, Pelatih Bangladesh Justru Ketar-ketir: Mereka Bisa Cetak 4-5 Gol

        Mau Hajar Indonesia 3-0, Pelatih Bangladesh Justru Ketar-ketir: Mereka Bisa Cetak 4-5 Gol Kredit Foto: Instagram/timnasindonesia
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pelatih Timnas Bangladesh Thomas Dooley mengingatkan anak asuhnya agar tidak memberi ruang kepada Timnas Indonesia. Menurutnya, Skuad Garuda memiliki kemampuan mencetak empat hingga lima gol dalam satu pertandingan.

        Peringatan itu disampaikan Dooley menjelang pertemuan Bangladesh kontra Indonesia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis (1/10/2026) malam. Ia menyadari kualitas Indonesia menjadi tantangan besar bagi timnya.

        "Karena mereka adalah tim yang hebat. Mereka juga punya kemampuan untuk mencetak empat atau lima gol. Sangat sulit bermain melawan tim seperti ini," ujar Dooley, dikutip dari Bangla Tribune.

        Padahal, Bangladesh datang dengan ambisi meraih kemenangan atas Indonesia. Bahkan, Dooley sempat menyebut skor 3-0 sebagai hasil yang tentu sangat bagus bagi timnya.

        "Kalau besok kami bisa mengalahkan Indonesia 3-0, tentu akan sangat bagus. Betapa bagusnya itu! Tetapi apakah itu akan terjadi, Anda bisa memberi tahu saya? Kami tidak tahu," kata Dooley.

        Pernyataan tersebut menunjukkan Dooley tidak ingin anak asuhnya terlena dengan target kemenangan. Pelatih berusia 65 tahun itu justru meminta Bangladesh tetap realistis menghadapi Indonesia yang dinilainya memiliki kualitas pemain dan pengalaman internasional lebih mumpuni.

        Salah satu pembeda yang disoroti Dooley adalah pengalaman pemain Indonesia di kompetisi luar negeri. Ia menyebut sejumlah pemain Skuad Garuda telah merasakan persaingan di level internasional, termasuk kompetisi di Eropa.

        "Perbedaan antara Indonesia dan Bangladesh adalah Indonesia memiliki jutaan pemain. Sekarang mereka juga memiliki pemain yang bermain di level internasional di negara-negara seperti Jerman, Belanda dan Italia," ujar Dooley.

        Menurut Dooley, pengalaman tersebut membuat Indonesia memiliki kedalaman kualitas yang harus diwaspadai Bangladesh. Karena itu, ia berharap para pemainnya mampu menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan.

        Dooley juga memberikan perhatian terhadap pemain-pemain Indonesia yang menurutnya bisa menjadi ancaman. Salah satu nama yang disebutnya adalah Kevin Diks.

        "Dia (Kevin Diks) sangat berbahaya. Saya tidak tahu semua nama mereka. Tetapi para pemain di lini depan, terutama pemain nomor 10, sangat tinggi, kuat dan bagus secara teknis," katanya.

        Baca Juga: Herdman Sebut Takdir Timnas Indonesia Ada di Tangan Sendiri, Tapi Ada Satu Syarat

        Pengakuan tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi Bangladesh sebelum pertandingan dimulai. Sebab, mereka tidak hanya harus mencari cara untuk mencetak gol, tetapi juga memastikan lini pertahanan tidak memberi kesempatan kepada para pemain Indonesia.

        Indonesia sendiri membidik kemenangan pada laga terakhir Grup A tersebut. Hasil pertandingan akan menjadi bagian penting dalam persaingan di grup sebelum seluruh laga fase tersebut selesai.

        Bagi Bangladesh, menghadapi Indonesia berarti harus bermain dengan disiplin tinggi. Sebab, seperti yang sudah diperingatkan Dooley, satu kelengahan bisa membuat Skuad Garuda memaksimalkan kualitas pemainnya dan menghasilkan banyak gol.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: