Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Anak Jokowi: Kisruh Ijazah Gibran akan Kena Prabowo Juga Supaya Anies Bisa Naik

        Anak Jokowi: Kisruh Ijazah Gibran akan Kena Prabowo Juga Supaya Anies Bisa Naik Kredit Foto: Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gugatan terkait syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah Konstitusi (MK) dinilai tidak hanya menyentuh posisi Wakil Presiden.

        Ketua Perkumpulan Anak Jokowi (PAJO) Fritz Alor Boy menilai perkara tersebut juga berpotensi berdampak pada Presiden Prabowo Subianto karena keduanya merupakan pasangan calon dalam Pilpres 2024.

        Pernyataan itu disampaikan Fritz saat merespons gugatan Denny Indrayana dan sejumlah pihak yang teregistrasi dalam perkara Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026. Dalam perkara tersebut, para pemohon mendalilkan Gibran tidak memenuhi syarat pendidikan dan meminta MK mendiskualifikasi hingga membatalkan pelantikannya. 

        Baca Juga: Kisruh Ijazah Gibran Segera Diputuskan, Jokowi Disebut Sangat Tenang Karena...

        "Jangan bangga dulu ketika melihat Denny Indrayana cs, termasuk ada Partai Ummat yang kalah Pilpres. Orang-orang kalah Pilpres ini mengajukan gugatan memprotes terkait dengan syarat untuk maju presiden dan wakil presiden," kata Fritz dalam keterangannya, dikutip Senin (5/10/2026).

        Menurut Fritz, gugatan tersebut berkaitan dengan sejumlah ketentuan dalam UU Pemilu yang menurutnya dapat memengaruhi posisi Gibran. Ia kemudian menekankan bahwa Prabowo dan Gibran merupakan satu paket dalam Pilpres 2024.

        "Dampaknya bukan pada Wapres Gibran saja, tapi dampaknya akan kena pada Presiden Prabowo Subianto juga," ujarnya.

        Baca Juga: Kapan Pembacaan Putusan Sidang Ijazah Gibran? Hakim MK Bilang Begini

        "Karena Presiden Prabowo dan Mas Gibran ini adalah satu paket. Satu paket. Jadi ketika gugatan Denny Indrayana itu lebih menyinggung pada Mas Gibran ijazahnya, jangan Anda sombong, jangan Anda senang dulu," tegasnya.

        Fritz kemudian menyampaikan pandangannya mengenai tujuan di balik gugatan tersebut. Ia menilai persoalan itu tidak hanya menyasar Gibran, tetapi juga berkaitan dengan konsekuensi politik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.

        "Sebenarnya yang mereka targetkan bukan hanya Mas Gibran, tapi juga kepada Bapak Prabowo. Supaya jagoan mereka Pak Anies Baswedan, pemenang kedua menang, dapat naik bisa menggantikan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden ini," ucap dia.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: