Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Guntur Romli menyoroti dinamika politik yang melibatkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Ia menduga terdapat upaya yang membuat gubernur itu seolah berhadapan dengan partainya sendiri dan ketua umum partai.
Guntur mengatakan bahwa hal itu sedang terjadi melalui ramainya wacana politik yang mengaitkan Dedi Mulyadi dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk Pilpres 2029.
Baca Juga: Syahganda: Ngapain Erick Thohir Dipertahankan Sekian Lama Jika Tak Ada Prestasi di Olahraga?
Menurutnya, manuver tersebut tidak bisa hanya dipandang sebagai upaya menaikkan popularitas. Ia melihat adanya potensi politik adu domba yang dapat memengaruhi hubungan Dedi dengan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.
"Tapi ada yang lebih bahaya. Dedi Mulyadi seperti diadu domba dengan partainya & ketua umumnya," ujar Guntur dalam unggahannya, dikutip Senin (5/10/2026).
Guntur sebelumnya menyoroti munculnya berbagai meme yang memasangkan Gibran dan Dedi Mulyadi. Menurutnya, meme tersebut disebarkan oleh relawan salah satu politikus setelah nama sang gubernur mengalami peningkatan dalam survei.
"Karena Kang Dedi (KDM) melesat di survei, pendukung-pendukung mereka sebarin meme Gibran-KDM 2029. Jokowi tiba-tiba pakai udeng khas dari Dedi di Jabar," ungkapnya.
Persoalannya, hal tersebut bukannya berdampak baik namun justru bisa mengirimnya sinyal persepsi bahwa sang gubernur itu memiliki jalur politik sendiri yang berseberangan dengan partai dan ketua umumnya, Prabowo.
Prabowo sendiri merupakan politikus yang memenangkan Pilpres 2024. Ia berpotensi untuk kembali maju dalam Pilpres 2029.
Spekulasi Gibran-Dedi sendiri muncul bersamaan dengan meningkatnya pembicaraan mengenai Pilpres 2029. Nama Dedi Mulyadi menjadi salah satu figur yang banyak diperbincangkan di media sosial.
Wacana Gibran-Dedi Mulyadi sendiri mulai mencuat setelah pertemuan pendukung dari Jokowi di 24 Agustus 2026. Sejak saat itu, spekulasi mengenai kemungkinan duet tersebut terus beredar.
Jokowi belum memberikan penjelasan panjang mengenai isu tersebut. Ia hanya merespons dengan singkat ketika ditanya soal hal itu setelah Rakorda DPD PSI di Cikarang Timur, Bekasi.
"Hehe," kata Jokowi.
Sementara Dedi Mulyadi memilih menepis pembicaraan mengenai Pilpres 2029. Ia menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah menjalankan tugas sebagai Gubernur Jawa Barat.
Baca Juga: Viral Kepala Bakom Syahganda Dorong Gibran Diganti: Sudah Jelas Cacat Ijazah, Cacat Konstitusi
"Kita lagi mikir bagaimana jadi gubernur yang sukses. Tidak mikir yang lain. Pokoknya tidak ada. Hari ini saya berfokus bekerja aja memberikan yang terbaik," ujar KDM.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar