Kredit Foto: Vico - Biro Pers Sekretariat Presiden
Pakar ilmu pemerintahan, Muhammad Ryaas Rasyid, menilai Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tidak akan mempermasalahkan langkah politik Presiden Prabowo Subianto yang menggandeng Syahganda Nainggolan masuk ke dalam pemerintahan.
Menurutnya, hubungan Jokowi dan Prabowo masih terjalin baik meskipun Syahganda selama ini dikenal vokal mengkritik Jokowi dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kini justru dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI.
Ryaas menilai posisi tersebut tidak tergolong jabatan yang sangat strategis. Selain itu, penunjukan Syahganda juga dapat dimaknai sebagai upaya untuk menetralisasi berbagai kecurigaan publik.
"Jadi itu mungkin tidak membuat Jokowi harus marah hanya karena Syahganda masuk. Dia tetap jaga hubungan," ujarnya dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, dikutip Senin (5/10).
"Memang politik itu tidak kaku, Pak. Ada segi-segi fleksibilitasnya sehingga ada take and give, ada plus minusnya. Tapi jalurnya tetap ya Jokowi Prabowo itu satu jalur," imbuhnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI menggantikan Muhammad Qodari di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (2/10/2026).
Baca Juga: Jokowi Disebut Berharap Dedi Mulyadi Ikut Dongkrak PSI di Jabar
Muhammad Qodari tidak lagi menjabat sebagai Kepala Bakom setelah mendapat penugasan baru sebagai Sekretaris merangkap Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI.
Sebelum dipercaya memimpin lembaga komunikasi pemerintah tersebut, Syahganda dikenal luas sebagai aktivis pergerakan yang kerap menyuarakan kritik terhadap pemerintah serta menjabat sebagai Ketua Dewan Direktur Great Institute.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: