Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Politisi PDIP Soroti Wacana Gibran-KDM 2029: Ada Pansos hingga Adu Domba?

        Politisi PDIP Soroti Wacana Gibran-KDM 2029: Ada Pansos hingga Adu Domba? Kredit Foto: Gemini/Wahyu Pratama
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Wacana mengenai konfigurasi politik menuju Pemilu 2029 yang mengaitkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali mendapat sorotan. Politikus PDI Perjuangan Mohamad Guntur Romli mempertanyakan munculnya berbagai simbol yang menghubungkan Dedi dengan keluarga Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

        Melalui unggahannya di media sosial pada Senin (5/10/2026), Guntur menyinggung beredarnya meme yang memasangkan Gibran dan Dedi Mulyadi untuk Pilpres 2029. Ia juga menyoroti Jokowi yang disebut menggunakan udeng khas Dedi saat berada di Jawa Barat.

        "Karena nama Kang Dedi (KDM) melesat di survei, pendukung-pendukung Gibran & Jokowi sebarin meme Gibran-KDM 2029. Jokowi tiba-tiba pakai udeng khas KDM di Jabar," tulis Guntur.

        Guntur menilai rangkaian tersebut bisa dilihat sebagai bentuk panjat sosial atau pansos. "Ini pansos," tegasnya.

        Namun, ia kemudian menyampaikan dugaan lain yang menurutnya lebih serius. Guntur menilai Dedi berpotensi sedang ditempatkan dalam posisi berhadapan dengan partai tempatnya bernaung maupun ketua umum partai tersebut.

        "Tapi ada yang lebih bahaya. KDM seperti diadu domba dengan partainya & ketua umumnya," ujarnya.

        "Soal politik adu domba dan belah bambu, Jokowi memang jagonya," tandas Guntur.

        Pernyataan tersebut merupakan penilaian dan dugaan politik pribadi Guntur. Dalam bahan yang disampaikan, tidak terdapat bukti yang menunjukkan bahwa Jokowi maupun Gibran memang menjalankan strategi adu domba terhadap Dedi Mulyadi.

        Sementara itu, wacana Gibran-KDM memang beredar di media sosial, tetapi belum menjadi pasangan politik resmi. Bahkan, Jabar Saber Hoaks disebut telah mengklarifikasi klaim yang mengesankan Jokowi secara resmi mendukung duet tersebut dan menyatakan klaim itu tidak benar.

        Baca Juga: Said Didu Skakmat Langkah Jokowi Bela Ijazah Gibran: Jangan Bawa-Bawa Nama Presiden Prabowo!

        Dedi Mulyadi sendiri sebelumnya telah menanggapi isu yang mengaitkan dirinya dengan Pilpres 2029. Pada 22 September 2026, ia menegaskan belum memikirkan kontestasi tersebut dan memilih berkonsentrasi menjalankan tugasnya sebagai Gubernur Jawa Barat.

        "Kita lagi mikir bagaimana jadi gubernur yang sukses. Tidak mikir yang lain," kata Dedi di Gedung Pakuan, Bandung.

        Dedi juga menyatakan belum ada pembicaraan mengenai agenda tersebut. Ia menegaskan fokusnya saat ini adalah bekerja dan menjalankan tugas untuk Jawa Barat.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: