Elkan Baggott Tak Lupa Luka Final 2020, 5 Tahun Kemudian Thailand Jadi Korban di Hadapan 80 Ribu Suporter
Kredit Foto: Instagram/ @timnasindonesia
Lima tahun setelah merasakan pahitnya kalah dari Thailand di final Piala AFF 2020, Elkan Baggott akhirnya mendapatkan momen penebusan. Bek Timnas Indonesia itu menjadi salah satu sosok penting saat Garuda menaklukkan Thailand dan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Baggott bahkan ikut menentukan jalannya pertandingan yang berlangsung dramatis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026). Saat Indonesia tertinggal 1-2 pada babak tambahan waktu, ia mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-116.
Gol tersebut membuat Indonesia kembali hidup dan memaksa final berlanjut ke adu penalti. Baggott kemudian kembali menjalankan tugasnya dengan baik sebagai salah satu penendang sebelum Indonesia memastikan kemenangan 4-2 dan mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026.
Momen tersebut terasa semakin spesial bagi Baggott karena Thailand bukan lawan biasa dalam perjalanan kariernya bersama Timnas Indonesia. Ia merupakan salah satu dari empat pemain Indonesia yang masih bertahan dari skuad final Piala AFF 2020 ketika Garuda kembali berhadapan dengan Thailand pada final tahun ini.
Pada final Piala AFF 2020, Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand setelah kalah 0-4 pada leg pertama dan bermain imbang 2-2 pada leg kedua. Kekalahan tersebut menjadi salah satu pengalaman pahit yang masih diingat Baggott.
Kini, lima tahun berselang, Baggott mendapatkan kesempatan membalikkan cerita tersebut. Bukan hanya berhasil mengalahkan Thailand, pemain yang lahir di Bangkok itu juga mencetak gol penting ketika Indonesia berada di ambang kekalahan.
“Pengalaman kekalahan di Singapura (final Piala AFF 2020) menyakitkan, jadi ini menjadi motivasi ekstra saya untuk menang,” kata Baggott seusai pertandingan.
Setelah membawa Indonesia melewati drama tersebut, Baggott tidak lantas menempatkan dirinya sebagai pahlawan tunggal. Ia justru memberikan apresiasi kepada John Herdman beserta seluruh staf pelatih dan orang-orang yang bekerja di balik layar.
“Mereka mencurahkan begitu banyak waktu dan tenaga untuk memastikan kami bisa tampil sebaik mungkin,” kata Baggott dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (5/10/2026).
Baca Juga: Herdman Terpukau 70 Ribu Suporter SUGBK: Dukungan Kalian Bikin Timnas Indonesia Juara
Menurut Baggott, perjalanan Indonesia sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026 tidak mudah. Para pemain harus menghadapi jadwal pertandingan yang beruntun sehingga persiapan di luar lapangan menjadi bagian penting dari keberhasilan mereka.
Ia menilai banyak pekerjaan yang tidak terlihat oleh publik dilakukan oleh tim untuk memastikan para pemain selalu berada dalam kondisi siap. Dukungan tersebut disebut Baggott membantu mereka melewati setiap pertandingan sejak fase grup hingga final.
“Ini bukan hanya kemenangan kami di lapangan. Ini adalah kemenangan seluruh tim dan semua staf,” ujar Baggott.
Penghargaan tersebut juga menunjukkan bahwa keberhasilan Indonesia meraih gelar bukan hanya lahir dari momen-momen di lapangan. Di balik gol penyama kedudukan Baggott pada menit ke-116 dan keberhasilan Indonesia dalam adu penalti, ada kerja panjang Herdman bersama stafnya sepanjang turnamen.
Baggott pun menutup malam bersejarah itu dengan pernyataan penuh keyakinan setelah Indonesia akhirnya mengakhiri penantian panjang untuk menjadi juara di kawasan Asia Tenggara. “Saya pikir kami baru saja menunjukkan kalau kami adalah raja Asia Tenggara,” kata dia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: