Baru 5 Kali Latihan, John Herdman Bongkar PR Timnas Indonesia Meski Sudah Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Kredit Foto: Timnas Indonesia
Ada satu fakta yang cukup mencuri perhatian dari keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Di balik trofi yang baru saja diraih, John Herdman mengungkap bahwa Skuad Garuda hanya menjalani sekitar lima sesi latihan dalam periode turnamen tersebut.
Kondisi itu membuat Herdman merasa pekerjaan membangun Timnas Indonesia masih jauh dari selesai. Ia menilai tim membutuhkan lebih banyak waktu latihan bersama, terutama dengan pemain-pemain inti.
“Kami mungkin baru menjalani sekitar lima sesi latihan dalam periode ini. Pertandingannya sangat banyak, jadi tentu masih ada pekerjaan yang harus dilakukan,” kata Herdman.
Pengakuan tersebut disampaikan setelah Indonesia melewati rangkaian pertandingan hingga akhirnya menjadi juara. Garuda mengalahkan Thailand 4-2 lewat adu penalti pada final di SUGBK, Jakarta, Senin (5/10/2026), setelah kedua tim bermain 2-2 sampai tambahan waktu.
Meski berhasil keluar sebagai pemenang, Herdman masih menemukan sejumlah persoalan yang perlu diperbaiki. Salah satunya terlihat jelas dalam pertandingan final ketika performa Indonesia mengalami perubahan setelah tampil dominan pada awal laga.
Herdman menilai Indonesia sebenarnya memulai pertandingan dengan sangat baik. Selama sekitar 25 menit pertama, permainan Garuda mampu membuat Thailand berada dalam tekanan dan sejumlah peluang tercipta.
“Kalian bisa melihatnya. Sebagai sebuah tim, kami mampu melewati 25 menit pertama pertandingan dengan sangat baik. Kami terlihat dominan dan seperti bisa mencetak tiga atau empat gol, tetapi kami tidak memanfaatkan peluang tersebut,” ujar Herdman.
Masalah muncul ketika Indonesia gagal memaksimalkan momentum tersebut. Setelah periode awal yang dominan, permainan Garuda menurun dan Thailand mulai mengambil alih jalannya pertandingan.
Indonesia bahkan sempat berada di posisi sulit ketika Thailand kembali unggul pada babak tambahan waktu. Garuda kemudian harus berjuang sampai menit-menit akhir sebelum menyamakan kedudukan dan membawa pertandingan ke adu penalti.
Herdman menilai situasi tersebut menjadi gambaran bahwa masih ada aspek permainan yang perlu dibenahi. Menurutnya, Indonesia harus mampu menjaga kendali pertandingan dengan lebih konsisten, bukan hanya tampil dominan dalam periode tertentu.
“Jadi, masih ada pekerjaan yang harus dilakukan,” ucap Herdman.
Keterbatasan waktu latihan menjadi salah satu faktor yang membuat proses tersebut belum maksimal. Herdman membutuhkan kesempatan lebih banyak untuk membangun pemahaman antarpemain sekaligus menemukan komposisi terbaik yang bisa tampil konsisten dalam pertandingan.
Baca Juga: Indonesia Juara, Prabowo Soroti Perjuangan Timnas yang Tak Menyerah Meski Sempat Tertinggal
Sebelum FIFA ASEAN Cup dimulai, Herdman memang sudah menyebut Timnas Indonesia masih berada dalam proses berkembang dan belum memiliki kesempatan menurunkan skuad terbaik secara penuh. Ia juga menegaskan proses tersebut akan terus berjalan seiring bertambahnya kesempatan berkumpul bersama.
Kini, setelah gelar berhasil diamankan, Herdman tidak ingin proses tersebut berhenti. Ia menyebut Timnas Indonesia membutuhkan lebih banyak pengalaman turnamen bersama kelompok pemain yang sama sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia.
“Untuk rencana menuju Piala Asia AFC, ini memang sudah menjadi bagian dari rencana. Tujuannya adalah mendapatkan lebih banyak pengalaman turnamen bersama kelompok ini dan lebih banyak waktu bersama pemain inti,” katanya.
Agenda berikutnya pun sudah disiapkan. Herdman memastikan Timnas Indonesia akan menjalani dua pertandingan pada November yang ditujukan untuk menambah pengalaman dan memperkuat kebersamaan skuad sebelum memasuki persiapan Piala Asia.
Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 tidak membuat Herdman menutup evaluasi terhadap timnya. Justru dari kemenangan tersebut, pelatih Timnas Indonesia mendapatkan gambaran semakin jelas mengenai pekerjaan rumah yang harus diselesaikan agar Garuda lebih siap menghadapi persaingan di level Asia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: