Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dokter Tifa: Sengketa Ijazah Gibran Selesai, Ayo Balik Setelan Pabrik

        Dokter Tifa: Sengketa Ijazah Gibran Selesai, Ayo Balik Setelan Pabrik Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal sengketa syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka dinyatakan tidak dapat diterima. Bagi Dokter Tifa, putusan tersebut menjadi penanda agar perhatian publik kembali diarahkan pada polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). 

        Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 sebelumnya mempersoalkan pemenuhan syarat pendidikan Gibran. Dalam putusannya, MK menyatakan para Pemohon tidak memiliki kedudukan hukum sehingga permohonan tidak dapat diterima. 

        Dokter Tifa kemudian mengajak masyarakat, termasuk ilmuwan, akademisi, praktisi hukum, aktivis, media, hingga pembuat konten, untuk kembali menyoroti perkara ijazah Jokowi.

        Baca Juga: Gibran Diserang Imbas Tak Punya Ijazah SMA, PSI: Karena Memang Tidak Sekolah di Indo

        "PASCA PUTUSAN MK. Ayo rakyat indonesia, para ilmuwan, akademisi, praktisi hukum, aktivis. media, youtuber, podcaster, kita kembali ke setelan pabrik: kembali ke urusan IJAZAH JOKOWI," tulisnya di akun X, Rabu (7/10/2026).

        "Putusan MK 6 Oktober 2026 yang baru saja dibacakan berkaitan dengan sengketa syarat pendidikan Gibran, sudah selesai. MK menyatakan permohonan tersebut tidak dapat diterima karena persoalan kedudukan hukum pemohon," ujarnya.

        MK sendiri menerangkan bahwa meskipun tidak menemukan bukti meyakinkan yang menunjukkan Gibran memiliki ijazah, sertifikat, atau diploma luar negeri yang dapat dijadikan dasar penyetaraan dengan pendidikan minimal SMA atau sederajat, Mahkamah tidak dapat membatalkan atau mendiskualifikasi Gibran dari posisinya sebagai Wakil Presiden. Sebab, status sebagai calon telah berakhir sejak pelantikan pada 20 Oktober 2024. 

        Bagi Dokter Tifa, perhatian pun kini semestinya kembali diarahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur, tempat perkara yang berkaitan dengan ijazah Jokowi tengah berlangsung.

        Baca Juga: Pengamat Sebut Prabowo Makin Tegas, Kekuatan Politik Jokowi Disorot

        "Sekarang, ayo kita kembali fokus segenap mata, pikiran, tenaga, dan perhatian ke PN Jakarta Timur. Tempat dimana pertarungan Ijazah Jokowi sedang berlangsung," katanya.

        "Maka, bagi mereka yang sejak awal mempersoalkan dokumen pendidikan Joko Widodo, pertanyaan pokoknya tetap berada pada ruang yang berbeda: Di mana dokumen aslinya? Bagaimana rantai autentikasinya? Apa bukti primer yang dapat diverifikasi? Dan apa yang sebenarnya dapat dibuktikan secara forensik dan hukum?" sebutnya.

        Dokter Tifa pun menekankan agar polemik tersebut tidak melebar ke persoalan lain. Menurutnya, fokus harus dikembalikan pada data dan dokumen.

        "Tidak perlu melebar ke mana-mana. Kembali ke substansi. Kembali ke data. Kembali ke dokumen. Kembali ke SETELAN PABRIK: URUSAN IJAZAH JOKOWI," lanjut Dokter Tifa.

        Ia juga menyatakan siap melanjutkan pertarungan terkait persoalan tersebut dengan membawa ratusan dokumen yang disebutnya akan dibongkar secara menyeluruh.

        "Saya siap bertarung. 709 dokumen, kita akan bongkar sampai sesudut-sudutnya yang paling gelap. Segelap legenda pasar Pramuka," tutupnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: