Murah? Haji 2027 Cuma Perlu Siapkan Rp23,24 Juta, Prabowo Turun Tangan Kasih Subsidi Rp3 Juta
Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
Calon jamaah haji Indonesia pada 2027 tidak perlu menyiapkan puluhan juta rupiah untuk membayar seluruh biaya perjalanan hajinya. Pemerintah dan DPR menyepakati jamaah cukup menyiapkan sekitar Rp23,24 juta untuk pelunasan setelah memperhitungkan sejumlah komponen pembiayaan dan subsidi pemerintah.
Angka tersebut menjadi bagian dari kesepakatan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 Hijriah/2027 Masehi yang ditetapkan sebesar Rp98.466.351,35 per jamaah. Meski total BPIH mendekati Rp100 juta, jumlah yang harus disiapkan jamaah untuk pelunasan jauh lebih rendah.
Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp3 juta per jamaah untuk salah satu komponen biaya haji di dalam negeri. Subsidi tersebut diberikan setelah adanya komunikasi antara DPR dan Presiden Prabowo Subianto.
“Saya barusan komunikasi dengan pihak pemerintah dalam hal ini Presiden Prabowo, komponen BPIH di dalam negeri per orang rata-rata Rp5.643.952 akan disubsidi oleh pemerintah sebesar Rp3 juta rupiah, sehingga komponen BPIH di dalam negeri setelah disubsidi menjadi Rp2.643.945,28,” kata Dasco.
Dengan skema tersebut, beban yang harus ditanggung langsung oleh calon jamaah menjadi lebih ringan. Angka pelunasan yang sebelumnya sekitar Rp26,24 juta turun menjadi sekitar Rp23,24 juta setelah subsidi pemerintah diperhitungkan.
Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq mengatakan nominal tersebut menjadi salah satu hal terpenting bagi calon jamaah karena berkaitan langsung dengan persiapan dana pelunasan. Menurutnya, jamaah perlu mengetahui secara jelas berapa uang yang harus disiapkan setelah seluruh skema pembiayaan disepakati.
“Ini sudah disepakati dan diketok di Komisi VIII DPR RI. Jadi yang penting bagi jamaah adalah berapa uang yang harus disiapkan untuk pelunasan. Setelah subsidi, sekitar Rp23,24 juta,” ujar Maman.
Besaran tersebut tidak berarti total biaya haji per jamaah hanya Rp23,24 juta. Jamaah tetap mendapatkan pembiayaan melalui kombinasi setoran awal, pembayaran Bipih, nilai manfaat dari dana setoran haji, serta dukungan pemerintah.
Dalam kesepakatan terbaru, BPIH ditetapkan sebesar Rp98.466.351,35. Dari jumlah tersebut, komponen Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) mencapai Rp54.648.825, sedangkan Nilai Manfaat yang digunakan untuk membiayai penyelenggaraan ibadah haji sebesar Rp43.817.526,35.
Baca Juga: Riyadh Air Buka Rute Jakarta, Bidik Perdagangan US$6,6 Miliar hingga Jemaah Haji
Perhitungan pelunasan juga memperhitungkan setoran awal jamaah sebesar Rp25 juta. Selain itu, terdapat rata-rata Nilai Manfaat sekitar Rp3,4 juta yang tercatat dalam virtual account masing-masing jamaah.
Komponen-komponen tersebut membuat nominal yang harus dibayarkan kembali oleh jamaah tidak sama dengan total Bipih. Setelah memperhitungkan setoran awal, Nilai Manfaat, dan subsidi pemerintah, kebutuhan dana pelunasan berada di kisaran Rp23,24 juta.
Kesepakatan final ini juga menunjukkan perubahan dibandingkan usulan awal pemerintah. Sebelumnya, pemerintah mengusulkan BPIH 2027 sebesar Rp107.340.172,02 per jamaah, sehingga angka final yang disepakati turun sekitar Rp8,87 juta.
Perubahan tersebut terjadi setelah pembahasan pemerintah dan DPR mengenai komposisi pembiayaan haji. Pemerintah sebelumnya juga mengusulkan perubahan porsi antara Bipih dan Nilai Manfaat agar beban jamaah tidak terlalu besar.
Pada akhirnya, komponen Bipih dalam BPIH 2027 mencapai sekitar 55,50 persen, sedangkan Nilai Manfaat berada di angka 44,50 persen. Angka ini menjadi hasil akhir pembahasan dan berbeda dari skema 52:48 yang sebelumnya sempat dibicarakan.
Selain soal besaran pembayaran, penyelenggaraan haji 2027 juga akan mencakup kuota sebanyak 221.000 jamaah Indonesia. Kuota tersebut terdiri dari 203.320 jamaah haji reguler dan 17.680 jamaah haji khusus.
Dengan demikian, angka Rp23,24 juta menjadi nominal yang paling relevan bagi calon jamaah yang akan menghadapi tahap pelunasan. Sementara total BPIH sebesar Rp98,46 juta menggambarkan keseluruhan biaya penyelenggaraan haji yang ditanggung melalui berbagai sumber pembiayaan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: