Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Tak Heran Jadi Sorotan, Rocky Gerung Dapat Gaji Rp76,5 Juta dan Fasilitas Ini sebagai Wantimpres

        Tak Heran Jadi Sorotan, Rocky Gerung Dapat Gaji Rp76,5 Juta dan Fasilitas Ini sebagai Wantimpres Kredit Foto: Youtube Sekretariat Presiden
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Publik tengah menyoroti keputusan Rocky Gerung bergabung ke dalam lingkar kekuasaan setelah resmi menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

        Keputusan tersebut menuai beragam respons. Sejumlah pihak mengkritik langkah Rocky, bahkan ada yang menudingnya mengkhianati sikap kritis yang selama ini identik dengan dirinya.

        Di tengah polemik tersebut, mantan dosen Institut Teknologi Bandung (ITB), Ardianto Satriawan, menyoroti besaran gaji anggota Wantimpres yang mencapai Rp76,5 juta per bulan.

        Baca Juga: Rocky Gerung Akui Dagangkan Reputasinya ke Prabowo: Saya Enggak Pernah Tukar-tambah...

        Menurut Ardianto, hal tersebut bisa menjadi salah satu alasan Rocky Gerung, yang selama ini dikenal vokal mengkritik pemerintah, bersedia bergabung ke dalam lingkaran kekuasaan.

        "Pantesan Rocky Gerung mau ya?" tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Rabu (7/10).

        Sebagai informasi, di luar gaji sebesar Rp76,5 juta per bulan, Ketua dan Anggota Wantimpres juga memperoleh berbagai fasilitas kedinasan yang disetarakan dengan menteri negara. Fasilitas tersebut meliputi kendaraan dinas, jaminan kesehatan, rumah dinas, hingga dukungan operasional lainnya.

        Seluruh hak keuangan dan fasilitas penunjang bagi anggota Wantimpres bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Sekretariat Negara.

        Sebelumnya, Rocky Gerung resmi dilantik sebagai anggota Wantimpres oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (2/10/2026).

        Struktur Wantimpres yang baru dipimpin oleh Pratikno sebagai Ketua, Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua, dan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris.

        Rocky dilantik bersama 25 tokoh nasional lainnya, di antaranya Quraish Shihab, Shinta Nuriyah Wahid, Chairul Tanjung, hingga Budi Gunawan.

        Menanggapi sorotan publik terkait bergabungnya dirinya ke dalam lingkungan Istana, Rocky menegaskan bahwa posisi barunya tidak akan mengubah sikap kritis yang selama ini dikenal publik.

        Ia menyebut hanya berpindah dari luar ke dalam sistem pemerintahan untuk menjalankan fungsi pengawasan dan memberikan pertimbangan dari sudut pandang etis. 

        Baca Juga: Masuk Lingkar Istana, Rocky Gerung Disebut Tak Bisa Tiba-tiba: Ada Proses Panjang

        Menurut Rocky, tugas tersebut penting agar kebijakan pemerintah tetap sejalan dengan visi kesejahteraan rakyat serta janji-janji yang disampaikan Presiden saat kampanye.

        "Kita mengawasi arah dari kebijakan supaya sesuai dengan janji Presiden pada waktu kampanye, sesuai dengan tema yang diinginkan oleh Presiden," ujarnya setelah dilantik di Istana Negara.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: