Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Sektor Produktif Tertekan, Pembiayaan Multifinance Susut 1,81 Persen

        Sektor Produktif Tertekan, Pembiayaan Multifinance Susut 1,81 Persen Kredit Foto: Azka Elfriza
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan pembiayaan multifinance ke sektor produktif mengalami kontraksi 1,81% secara tahunan (yoy) pada Agustus 2026 menjadi Rp241,88 triliun.

        Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan bahwa porsi pembiayaan produktif masih cukup besar dalam keseluruhan portofolio industri.

        “Pembiayaan multifinance ke sektor produktif pada Agustus 2026 terkontraksi 1,81% yoy menjadi sebesar Rp241,88 triliun atau 44,44% dari total piutang pembiayaan,” ujar Agusman dalam lembar jawaban tertulis, Kamis (8/10/2026).

        Dengan porsi itu, sektor produktif tetap menjadi bagian signifikan dari bisnis perusahaan pembiayaan meski pertumbuhannya masih tertekan.

        Ke depannya, OJK terus mendorong perusahaan pembiayaan agar menjaga kualitas penyaluran ketika memperbesar pembiayaan ke sektor produktif.

        "Penyaluran pembiayaan ke sektor produktif terus didorong dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian, manajemen risiko, dan tata kelola yang baik," ucapnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: