Resmi Dibuka di NICE PIK 2, FLEI dan CBE 2026 Pertemukan Investor, Pemilik Brand, dan Pemasok Industri Kafe
Kredit Foto: Istimewa
Peluang kemitraan bisnis dan pengembangan industri waralaba menjadi fokus FLEI Business Show edisi ke-27 dan Café & Brasserie Expo Indonesia (CBE) edisi ke-9. Kedua pameran yang diselenggarakan Panorama Media tersebut resmi dibuka di NICE PIK 2, Tangerang, dan berlangsung hingga Minggu, 11 Oktober 2026.
Pembukaan acara dihadiri perwakilan Kementerian Perdagangan, Kementerian UMKM, Kementerian Ekonomi Kreatif, serta KADIN Indonesia.
FLEI mempertemukan pemilik brand waralaba dengan calon mitra dan investor. Sementara itu, CBE menjadi wadah bagi pelaku usaha kafe, restoran, dan bar untuk bertemu pemasok produk, peralatan, serta solusi operasional.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, industri waralaba berperan dalam memperluas kesempatan berusaha dan menggerakkan perdagangan dalam negeri.
Ia mendorong brand lokal memperkuat standar bisnis agar mampu bersaing di pasar domestik maupun global. Menurutnya, pameran semacam ini juga menjadi sarana untuk mempertemukan pemilik brand dengan calon mitra usaha.
Penyelenggaraan tahun ini turut melibatkan sejumlah asosiasi, antara lain Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI), Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI), Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), serta Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (APKRINDO).
President Director Panorama Media Royanto Handaya menjelaskan, FLEI dan CBE diselenggarakan berdampingan karena memiliki keterkaitan kebutuhan pasar. Investor yang memilih konsep usaha melalui FLEI, misalnya, juga memerlukan pemasok dan peralatan yang tersedia di CBE.
Dengan menggabungkan kedua pameran, penyelenggara berharap pengunjung dapat menjajaki peluang kerja sama bisnis secara lebih menyeluruh.
FLEI 2026 digelar di tengah perkembangan jumlah pendaftaran waralaba lokal. Kementerian Perdagangan mencatat, hingga Agustus 2026, terdapat 169 Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW) untuk brand lokal, lebih banyak dibandingkan 163 STPW untuk brand asing.
Kondisi tersebut berbeda dengan sekitar satu dekade sebelumnya, ketika porsi brand asing masih mencapai sekitar 70%.
Ketua Umum WALI sekaligus Ketua Komite Tetap KADIN Bidang Franchise, Levita G. Supit, menilai peningkatan jumlah pendaftaran brand lokal menunjukkan perkembangan kepercayaan pasar terhadap bisnis dalam negeri.
Meski demikian, ia mengingatkan calon mitra agar tetap cermat dalam memilih usaha dan memastikan brand yang dipilih telah terdaftar secara resmi.
Untuk membuka peluang ekspansi, FLEI menghadirkan International Business Summit yang mempertemukan pelaku usaha dari enam negara, yakni Indonesia, Thailand, Filipina, Singapura, Vietnam, dan Malaysia.
Agenda lainnya mencakup Business Matching untuk mempertemukan brand, investor, dan calon mitra, serta Business Conference yang membahas strategi pertumbuhan dan perkembangan industri waralaba. Pengunjung juga dapat berdiskusi dengan pakar dari World Franchise Associates, Asiawide Franchise Consultants, dan Franchise Academy Indonesia.
Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pengembangan Ekspor KADIN Indonesia Juan Permata Adoe mengatakan, sejumlah brand Indonesia, terutama di sektor kuliner dan kopi, memiliki peluang untuk memasuki pasar regional. Akses jejaring dan mitra yang tepat dinilai dapat mendukung ekspansi tersebut.
CBE Hubungkan Pelaku Usaha Kafe dengan Pemasok
Sementara itu, CBE menyediakan ruang pertemuan bagi pemilik kafe dan restoran, pengelola outlet, barista, serta calon pengusaha dengan pemasok berbagai kebutuhan usaha.
Produk yang ditawarkan mencakup kopi, teh, cokelat, minuman beralkohol, peralatan, hingga solusi operasional. Pengunjung juga dapat menguji produk sebelum membeli dan menjajaki kerja sama melalui Business Matching.
Rangkaian kegiatan CBE turut mencakup Cafe Talks, Latte Art Workshop, dan Coffee Roasting Experience. Acara ini akan ditutup dengan Cafe Industry Awards sebagai bentuk apresiasi bagi pelaku industri kafe di Indonesia.
Potensi pasar kopi domestik menjadi salah satu latar belakang penyelenggaraan pameran tersebut. Laporan Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) memproyeksikan konsumsi kopi Indonesia pada 2024/2025 mencapai 4,8 juta karung berukuran 60 kilogram, meningkat dari 4,45 juta karung pada 2020/2021.
Ketua Umum DPP ASKI Irsan Yumeno mengatakan, pertumbuhan jumlah kedai kopi turut mendorong permintaan biji kopi dalam negeri. Peningkatan penggunaan kopi Nusantara di kalangan pelaku usaha kafe juga dinilai berpotensi memperbesar nilai tambah bagi petani dan roaster lokal.
Tiga Pameran dalam Satu Akses
Selain FLEI dan CBE, pengunjung dapat mendatangi Indonesia Outing & Incentive Travel Expo (IOITE) edisi ke-2 yang telah dibuka sejak 8 Oktober 2026. Dengan satu akses, pengunjung bisa menjelajahi ketiga pameran sekaligus, termasuk mencari solusi outing, team building, dan perjalanan insentif perusahaan.
PT Bank Central Asia Tbk (BCA), sebagai official bank partner, menghadirkan sejumlah promo transaksi. Di antaranya instant cashback untuk 150 transaksi per hari melalui QRIS di myBCA serta cashback 50% Reward BCA dengan minimum penukaran Rp50.000 untuk transaksi menggunakan Kartu Kredit BCA.
BCA juga memperkenalkan Ocean by BCA, portal bisnis digital terintegrasi yang menyediakan sekitar 100 solusi untuk mendukung kebutuhan pelaku usaha. Layanan tersebut mencakup transaksi, pembiayaan, dan pengelolaan operasional, sekaligus menghubungkan pelaku usaha dengan jaringan bisnis BCA.
Baca Juga: Buka Peluang Kemitraan Jejaring ASEAN, Ratusan Brand Ramaikan FLEI Business Show 2026
Penyelenggaraan ketiga pameran turut didukung Lalamove sebagai Official Logistic Partner dan The 1O1 Hotel sebagai Official Hotel Partner.
FLEI, CBE, dan IOITE terbuka untuk umum setiap hari pukul 10.00–20.00 WIB. Penukaran tiket terakhir dilayani pukul 19.00 WIB.
Pengunjung dapat melakukan pendaftaran melalui situs https://pmone.id/events-oct26. Panorama Media mengundang pelaku usaha, investor, pemilik brand, serta masyarakat yang ingin menjajaki peluang bisnis untuk menghadiri rangkaian pameran tersebut.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: