Kredit Foto: BPMI
Pegiat media sosial Chusnul Chotimah menyoroti klaim Presiden Prabowo Subianto mengenai keberhasilan pemerintah menyelamatkan keuangan negara senilai Rp52 triliun dalam dua tahun terakhir.
Chusnul memuji capaian tersebut dan membandingkannya dengan dua periode pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), yang menurutnya justru ditandai dengan peningkatan utang dan kasus korupsi.
"Hebat juga, dibandingkan dengan Jokowi, 10 tahun hutang numpuk, korupsi makin banyak dan makin besar kerugian negara bahkan tertinggi di antara rezim lain," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Jumat (9/10).
Sebelumnya, Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) berhasil menyelamatkan uang negara senilai Rp52 triliun dalam dua tahun terakhir.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri acara di Kompleks Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, pada Selasa (6/10/2026).
Baca Juga: Program Pendidikan Prabowo Dinilai Berjalan Terbalik, P2G Ungkap Alasannya
"Acara seperti ini sudah yang kedelapan kali dan total uang tunai yang diserahkan kurang lebih Rp 52 triliun. Rp 52 triliun itu sekitar 3 miliar dolar, yang kita selamatkan dalam 2 tahun," kata Prabowo dalam sambutannya di acara penyerahan hasil penertiban Satgas PKH.
Dana yang berhasil dikembalikan kepada negara tersebut berasal dari penagihan denda administratif di bidang kehutanan, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Kejaksaan RI dari penanganan tindak pidana khusus, serta penerimaan pajak.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: