Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        TPG Tak Kunjung Cair, P2G Sebut Pemerintah Sendiri Turunkan Kualitas Pendidikan

        TPG Tak Kunjung Cair, P2G Sebut Pemerintah Sendiri Turunkan Kualitas Pendidikan Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Guru honorer yang juga anggota Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Reza Sudrajat, mengungkapkan dampak keterlambatan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) terhadap kesejahteraan para pendidik.

        Menurut Reza, TPG memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi dan kesejahteraan guru. Hal itu, kata dia, sejalan dengan hasil penelitian yang diakui oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

        Namun, hingga kini masih ada sejumlah guru yang belum menerima TPG periode Juli hingga September 2026.

        Reza menyebut kondisi tersebut membuat banyak guru terpaksa mencari sumber pembiayaan lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menurutnya, tempat gadai, perbankan, hingga aplikasi pinjaman online mulai ramai didatangi oleh para guru yang belum menerima haknya.

        "Otomatis, Pemerintah kita sendiri yang sudah menurunkan kualitas pendidikan itu. Bahkan sampe ada yang kesulitan untuk berangkat ke sekolah,"  tulisnya di akun X pribadiya, dikutip Senin (12/10).

        "Guru kita sedang dibuat sulit," sambungnya.

        Baca Juga: 'Lu Ngisep Darah Guru, Rock' Kritik Keras soal Pembelaan Rocky Gerung terhadap MBG

        Sebagai informasi, pemerintah pusat tidak dapat mencairkan dana TPG secara serentak kepada jutaan guru di Indonesia. Proses verifikasi, penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM), hingga Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dilakukan secara bertahap.

        Sementara itu, Kemendikdasmen telah mengonfirmasi bahwa penyaluran susulan serta penyelesaian administrasi bagi guru yang belum menerima TPG ditargetkan rampung sepanjang Oktober 2026.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: