Yang Ditunggu Publik Bukan Kursi Menteri Anies, Melainkan Pertemuan dengan Prabowo
Kredit Foto: Andi Hidayat
Kritikus sekaligus Direktur Utama PT Sinkos Multimedia Mandiri, Faizal Assegaf, menilai pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Anies Baswedan justru lebih dinantikan publik dibanding wacana Anies masuk ke dalam Kabinet Merah Putih.
Menurut Faizal, pertemuan tersebut dapat membuka ruang dialog, silaturahmi, dan pertukaran gagasan demi kepentingan rakyat. Ia juga menilai usulan agar Anies bergabung ke dalam pemerintahan kurang tepat mengingat posisinya selama ini kerap berada di luar pemerintahan dan menyampaikan kritik.
"Narasi Bakom melempar isu agar pak @aniesbaswedan masuk kabinet, jelas tak elok. Seolah semua pihak yang bersikap kritis gila jabatan," tulisnya di akun X priadinya, dikutip Senin (12/10).
"Yang ditunggu publik jiwa besar Prabowo untuk mampir ke pak Anies. Saling silaturahim & mendengar masukan demi kepentingan rakyat," lanjutnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI, Syahganda Nainggolan, menyarankan agar Anies menerima tawaran bergabung ke pemerintahan apabila Presiden Prabowo memberikan posisi menteri kepadanya.
Menurut Syahganda, Anies merupakan sosok yang cocok mengisi jabatan Menteri Pendidikan karena dinilai memiliki kapasitas untuk melakukan reformasi sistem pendidikan nasional.
"Saya mendorong dia (Anies) untuk jadi Menteri Pendidikan. Cocok, Anies cocok," ujar Syahganda dalam siniar Total Politik yang tayang pada Rabu (23/9/2026).
Perlu diketahui, saat menyampaikan pernyataan tersebut, Syahganda belum dilantik oleh Presiden Prabowo sebagai Kepala Bakom RI.
Baca Juga: Karhutla Disebut Bukan Human Error, Ucapan Syahganda Picu Polemik Baru
Syahganda juga meminta agar sisa-sisa rivalitas politik pasca-Pilpres 2024 dapat dikesampingkan demi kepentingan yang lebih besar.
"Tidak usah malu-malu. Pasti ada ego dan gengsi, tapi salah dong kalau gengsi. Bagaimanapun, yang membesarkan dia (Anies) kan Prabowo juga," tegasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: