Video Gestur 'Songong' Gibran Saat Debat Lawan Mahfud MD Viral Lagi, Guntur Romli: Karma Itu Nyata!
Kredit Foto: Ist
Juru Bicara PDI Perjuangan (PDIP) Guntur Romli menyoroti kembali viralnya video potongan debat calon wakil presiden (cawapres) Pilpres 2024 yang memperlihatkan gestur Gibran Rakabuming Raka merendahkan Prof. Mahfud MD.
Guntur menilai rentetan kontroversi yang kini menjerat Gibran merupakan imbas atau karma dari kesombongannya di masa lalu.
"Gibran clingak-clinguk, membungkuk, seperti mencari sesuatu yang hilang, gesture songong. Bukan argumen yang dibalas, tapi gestur yang culas. Bukan adu gagasan, tapi gimik hinaan," kritik Guntur merespons video tersebut.
Politikus PDIP ini mengaitkan arogansi Gibran di masa lalu dengan berbagai skandal dan dugaan kebohongan yang belakangan ini terus terbongkar ke publik. Menurut Guntur, apa yang dialami Gibran saat ini adalah konsekuensi logis dari tindakannya.
"Tapi karma tidak akan ke mana-mana. Jejak-jejak kecurangan dan kebohongannya terus terbongkar. Gibran menjadi aib nasional," tegasnya.
Sebagai kilas balik, gestur kontroversial tersebut terjadi pada Debat Cawapres Keempat Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center pada 21 Januari 2024. Saat itu, Gibran melemparkan pertanyaan kepada Mahfud MD mengenai cara mengatasi greenflation atau inflasi hijau.
Mahfud kemudian menjawab dengan memaparkan konsep ekonomi hijau dan ekonomi sirkular (pemanfaatan produk daur ulang). Merasa jawabannya tidak sesuai ekspektasi, Gibran merespons dengan gestur menunduk, meletakkan tangan di atas mata, dan menengok ke kanan-kiri seolah-olah sedang mencari barang hilang.
"Saya lagi nyari jawabannya Prof Mahfud, saya nyari-nyari di mana ini jawabannya, kok nggak ketemu jawabannya. Saya tanya masalah inflasi hijau kok malah menjelaskan ekonomi hijau?" sindir Gibran di atas panggung saat itu.
Gestur tersebut panen kritik tajam karena dinilai mengejek, meremehkan, dan sangat tidak pantas dilakukan kepada tokoh yang jauh lebih senior.
Mahfud MD yang saat itu menjabat Menko Polhukam pun membalas dengan menirukan gestur serupa, lalu menolak merespons lebih lanjut karena menganggap pertanyaan Gibran sekadar gimik "receh" dan tidak layak dijawab secara akademis.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: