Kredit Foto: Ist
Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, mendesak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk segera mengundurkan diri dari jabatannya. Desakan ini dilontarkan menyusul polemik status ijazah setingkat SMA milik Gibran yang dinilai bermasalah.
Ray menyayangkan situasi di mana persoalan administratif pada pucuk pimpinan negara seolah dimaklumi. Ia menilai sangat ironis jika Indonesia, yang mengklaim diri sebagai bangsa besar, membiarkan posisi wakil presiden dijabat oleh sosok yang terbukti mengalami cacat administrasi terkait ketiadaan ijazah SMA.
"Ia Mengaku sebagai bangsa besar, tapi membiarkan Wapresnya cacat administrasi. Ijazah SMA-nya terbukti tidak ada," kata Ray Rangkuti dalam keterangannya.
Lebih lanjut, pengamat politik ini juga menyoroti perubahan peta dukungan politik terhadap Gibran dan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pasca-putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Menurut pengamatannya, satu per satu kelompok relawan hingga lingkaran teman dekat mulai mengambil jarak dan meninggalkan keduanya.
"Nampaknya, hanya relawan saja yang tersisa bersamanya. Dan satu partai yang lagi menata langkah. Yang lain pelan-pelan menghindar," ungkap Ray menggambarkan meredupnya dukungan politik di sekeliling Gibran saat ini
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: