Malaysia Niat Kirim Bantuan Padamkan Karhutla, tapi Respons Indonesia Malah Begini!
Kredit Foto: Istimewa
Pemerintah Malaysia mengaku belum menerima jawaban dari Indonesia terkait tawaran bantuan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera dan Kalimantan. Kebakaran di kedua wilayah tersebut turut memicu kabut asap yang menyebar hingga ke Malaysia.
Wakil Perdana Menteri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi, mengatakan negaranya telah menawarkan dukungan berupa satu pesawat, tiga helikopter, serta 55 personel untuk membantu operasi pemadaman di wilayah terdampak.
Dikutip dari Sinar Harian, Minggu (11/10/2026), tawaran tersebut disampaikan Ahmad Zahid saat melakukan kunjungan resmi ke Jakarta beberapa waktu lalu. Dalam agenda itu, ia juga bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Untuk menindaklanjuti tawaran tersebut, Badan Pengurusan Bencana Negara Malaysia (NADMA) dan Kementerian Luar Negeri Malaysia disebut telah mengirimkan surat kepada mitra masing-masing di Indonesia. Namun, hingga Minggu, belum ada tanggapan yang diterima pemerintah Malaysia.
"Kita menawarkan dengan ikhlas, tetapi tidak ada respons untuk kita membantu mereka. Kita ucapkan terima kasih," kata Ahmad Zahid.
Baca Juga: Asap Tebal hingga Satwa Liar, Ini Kendala Pemadaman Karhutla
Meski belum memperoleh jawaban, Ahmad Zahid menyatakan pemerintah Malaysia memilih berprasangka baik terhadap Indonesia. Ia menganggap tidak adanya respons mungkin karena Indonesia merasa belum membutuhkan bantuan yang ditawarkan.
Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Zahid setelah menghadiri peluncuran Bulan Kesiapsiagaan Nasional 2026 di Pusat Konvensyen Ipoh, Malaysia, pada Minggu.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy