Dede Budhyarto Sentil Pejabat di Era Prabowo: Urus 3 Kejadian Luar Biasa Ini Dulu, Bukan Pilpres 2029
Kredit Foto: Instagram/Dede Budhyarto
Mantan Komisaris Independen PT Pelni, Dede Budhyarto, mendesak para pejabat negara di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk memprioritaskan tiga persoalan yang menurutnya layak dikategorikan sebagai kejadian luar biasa.
Ketiga isu tersebut meliputi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah, kasus keracunan makanan yang diduga terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta berbagai kendala dalam pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
"Coba energi seluruh pejabat negara difokuskan dulu ke tiga KEJADIAN LUAR BIASA ini: 1. Karhutla masih aktif → ribuan titik panas, 1.600+ penerbangan terganggu, asap sampai ke negara tetangga," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Selasa (13/10).
"2. Keracunan MBG belum berhenti → puluhan ribu korban kumulatif, kasus baru terus muncul karena masalah sanitasi & tata kelola dapur. 3. KDMP masih banyak yg belum siap → kendala lahan, manajer molor, dan operasional yg belum efektif" lanjutnya.
Menurut Dede, pemerintah seharusnya lebih fokus menyelesaikan persoalan yang langsung dirasakan masyarakat dibanding membahas kontestasi politik yang masih jauh.
"Urus dulu yang MENDESAK dirasakan rakyat sekarang. Pilpres 2029 bisa dibahas nanti. Jangan malah ikut genderang perang gerombolan KEOK & SAKIT HATI," tegasnya.
Baca Juga: Ray Rangkuti Dorong Golkar Bujuk Jokowi Buktikan Ijazah Gibran: Bisa Pulihkan Nama Baik Keluarga
Sebagai informasi, sejumlah partai politik telah menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto untuk kembali maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2029.
Hingga pertengahan Oktober 2026, tercatat ada lima partai yang secara terbuka menyatakan dukungannya, yakni Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, dan Partai Demokrat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: