Bukan Putin! Trump Anggap Zelenskyy Justru Jadi Batu Sandungan Perdamaian
Kredit Foto: Istimewa
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menilai Presiden Rusia Vladimir Putin lebih menginginkan kesepakatan damai dibandingkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Pernyataan itu disampaikan di tengah upaya diplomasi untuk mengakhiri konflik Rusia-Ukraina.
"Saya pikir mereka sebenarnya ingin membuat kesepakatan, tapi tidak tahu caranya. Namun kita akan membuat mereka menyepakatinya."
"Menurut saya, Putin justru lebih ingin membuat kesepakatan ketimbang Zelenskyy," ujar Trump kepada wartawan.
Trump juga meminta Zelenskyy lebih berfokus pada upaya mencapai perdamaian daripada mengkritik kebijakan Washington yang melonggarkan sanksi ekspor diesel Rusia. Kebijakan tersebut diambil setelah Trump melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Putin dan menuai kritik dari pemimpin Ukraina itu.
Trump membela keputusan tersebut dengan menyatakan bahwa pelonggaran sanksi memberikan dampak positif bagi stabilitas global, termasuk bagi petani dan peternak di Amerika Serikat.
"Zelenskyy seharusnya fokus pada pembuatan kesepakatan damai, bukannya sibuk mengomentari hal tersebut," tegas Trump.
Di tengah pernyataan tersebut, Trump mengklaim Rusia dan Ukraina mendukung gagasan gencatan senjata di sektor energi. Namun, Zelenskyy mengatakan dirinya baru mendengar klaim mengenai penghentian serangan terhadap fasilitas energi itu.
Baca Juga: Trump Minta Ukraina Punya Presiden Baru Usai Zelensky Kritik Kesepakatan dengan Rusia
Meski demikian, Zelenskyy menyatakan bersedia menghentikan serangan terhadap kilang minyak Rusia apabila Moskow juga menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi Ukraina.
Sementara itu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov belum mengonfirmasi adanya kesepakatan final. Rusia, menurut Peskov, menginginkan perdamaian jangka panjang yang substantif, bukan gencatan senjata sementara yang dinilai berisiko dimanfaatkan Kyiv untuk memperkuat militer dan mengumpulkan persenjataan dari negara-negara Barat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: