Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pedas! Lisandro Martinez Serang Direktur Teknik MU dan Kecewa dengan Kondisi Setan Merah

        Pedas! Lisandro Martinez Serang Direktur Teknik MU dan Kecewa dengan Kondisi Setan Merah Kredit Foto: Instagram Lisandro Martinez
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Lisandro Martinez melontarkan kritik terhadap manajemen Manchester United setelah timnya kalah 0-2 dari Atletico Madrid dalam pertandingan di ibu kota Spanyol, Rabu (14/10/2026).

        Bek asal Argentina itu menilai klub perlu lebih serius memperkuat skuad agar mampu bersaing di level tertinggi Eropa.

        Martinez secara khusus menyoroti kinerja direktur sepak bola Jason Wilcox. Menurutnya, pencapaian tim pada musim sebelumnya seharusnya diikuti langkah konkret dari jajaran petinggi untuk mendatangkan pemain berkualitas.

        Kekalahan dari Atletico semakin memperpanjang periode sulit Manchester United. Mereka kini melewati lima pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi.

        Atletico membuka keunggulan melalui Pablo Barrios pada detik ke-50. Ademola Lookman kemudian memastikan kemenangan tuan rumah pada babak kedua. Situasi United semakin sulit setelah Leny Yoro menerima kartu merah.

        Manchester United telah mengeluarkan sekitar 192 juta poundsterling untuk merekrut sejumlah pemain pada bursa transfer musim panas. Namun, Martinez merasa tambahan pemain tersebut belum cukup untuk membuat tim mampu bersaing dengan klub-klub elite Eropa.

        Dalam wawancara dengan Amazon Prime setelah pertandingan, Martinez mengungkapkan kekecewaannya terhadap dukungan manajemen dalam membangun kekuatan tim.

        Baca Juga: Cetak Sejarah Jadi WNI Pertama di Liga Champions, Ini Rapor Calvin Verdonk Vs Arsenal

        "Saya harus banyak menahan diri. Namun, terkadang ini mencerminkan kondisi klub kami saat ini," ujar Martinez.

        Ia menilai Manchester United seharusnya bisa memanfaatkan fondasi yang dibangun pada musim sebelumnya untuk meningkatkan kualitas skuad. Menurutnya, klub-klub pesaing juga aktif mendatangkan pemain demi memperkuat tim.

        "Kami menjalani musim yang fantastis musim lalu. Sekarang kami berharap lebih dari para petinggi untuk mendatangkan lebih banyak pemain agar bisa bersaing, karena banyak tim lain juga mendatangkan banyak pemain. Atletico pun memiliki tim yang luar biasa dan pantas menang hari ini," katanya.

        Martinez juga menegaskan bahwa pemain tetap memiliki tanggung jawab untuk memperbaiki performa di lapangan. Namun, ia menilai dukungan dari jajaran petinggi diperlukan agar tim memiliki kedalaman skuad yang memadai.

        "Saya berharap lebih dari direktur teknik kami. Saya harus jujur, kami sebagai pemain harus berbuat lebih banyak, tetapi penting untuk membangun skuad yang kuat agar siap menghadapi pertandingan seperti malam ini," lanjutnya.

        Hasil buruk yang dialami Manchester United turut meningkatkan tekanan terhadap pelatih Michael Carrick. Dalam laporan tersebut, United disebut berada di posisi ke-13 klasemen Liga Primer dengan hanya satu kemenangan.

        Martinez menyayangkan hilangnya momentum yang sebelumnya berhasil dibangun tim. Ia merasa Manchester United seharusnya mampu menunjukkan performa lebih baik ketika menghadapi lawan sekelas Atletico Madrid.

        "Musim lalu kami melakukan segalanya, kami membangun fondasi untuk menjadi tim yang luar biasa. Menjengkelkan dan mengecewakan datang ke sini lalu tidak melihat tim saya berusaha meraih hasil yang luar biasa di sini. Ini mengecewakan," ucapnya.

        Bek berusia 28 tahun itu juga mempertanyakan anggapan bahwa pergantian pelatih menjadi solusi utama untuk mengatasi masalah klub. Menurutnya, evaluasi seharusnya tidak hanya berfokus pada sosok yang berada di pinggir lapangan, tetapi juga mencakup bagian lain dalam struktur klub.

        "Anda terus mengganti pelatih, lagi dan lagi. Namun, bagaimana dengan bidang lain? Saya tidak bisa berkata lebih banyak," tutur Martinez.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Taufan Bara Mukti
        Editor: Taufan Bara Mukti

        Bagikan Artikel: