Kredit Foto: Muhammad Adimaja
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Tifico Fiber Indonesia Tbk (TFCO) setelah harganya melonjak selama tiga hari perdagangan berturut-turut hingga menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA).
Berdasarkan pengumuman BEI Rabu (14/10/2026)suspensi saham TFCO berlaku mulai hari tersebut di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
Pjs. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan menjelaskan bahwa suspensi dilakukan menyusul kenaikan harga kumulatif saham TFCO yang signifikan. Langkah ini diambil untuk melindungi investor.
"Penghentian sementara perdagangan bertujuan memberikan waktu yang cukup bagi investor untuk mencermati informasi yang tersedia sebelum mengambil keputusan investasi," kata dia dalam keterangan resminya.
Lonjakan harga saham TFCO terlihat dalam tiga hari perdagangan terakhir. Pada 13 Oktober 2026, saham ini menyentuh harga tertinggi harian Rp1.605, naik Rp320 atau 24,90%, dengan nilai transaksi mencapai Rp562,30 miliar.
Sehari sebelumnya, pada 12 Oktober 2026, TFCO naik Rp255 atau 24,76% ke level Rp1.285, dengan nilai transaksi sebesar Rp337,49 miliar.
Baca Juga: Ini Daftar 81 Emiten yang Masuk Pengawasan HSC BEI, Saham Tokoh Wantimpres Ikut Tersorot
Baca Juga: BEI Beri Sanksi 70 Emiten, PGAS hingga INRU Ikut Terseret
Sementara itu, pada 9 Oktober 2026, saham TFCO melonjak Rp205 atau 24,85% ke level Rp1.030, dengan nilai transaksi mencapai Rp228,02 miliar.
Secara keseluruhan, harga saham TFCO melesat dari Rp825 pada 8 Oktober menjadi Rp1.605 pada 13 Oktober 2026. Artinya, saham tersebut menguat sekitar 94,5% hanya dalam tiga hari perdagangan yang tercatat mengalami lonjakan tersebut.
Dia mengimbau seluruh pihak yang berkepentingan untuk selalu mencermati keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan sebelum mengambil keputusan investasi terkait saham TFCO.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: