Survei SMRC soal Kepemimpinan Nasional: Mahfud MD Paling Puncak, Gibran-Kaesang Paling Bawah
Kredit Foto: Ist
Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil studi opinion leaders mengenai kualitas kepemimpinan nasional demokratik-transformatif menuju 2029.
Dalam hasil survei yang dirilis secara daring pada Kamis (15/10/2026), mantan Menko Polhukam Mahfud MD bertengger di posisi puncak dengan skor rata-rata tertinggi, yakni 7,6 dari skala 0–10.
Studi ini menilai kapasitas dan reputasi para tokoh nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi, pejabat publik, hingga pimpinan partai politik.
Mahfud MD Unggul Umum, Dedi Mulyadi Kunci Dukungan Publik
Pendiri SMRC, Prof. Saiful Mujani, menjelaskan bahwa Mahfud MD dinilai sebagai figur paling menonjol di seluruh kategori indikator penilaian para opinion leaders.
Selain Mahfud, SMRC menyoroti lima tokoh kunci yang mewakili kategori berbeda dengan penilaian yang sangat solid:
- Dedi Mulyadi (Skor 7,0): Gubernur Jawa Barat ini mencatat keselarasan paling sempurna antara penilaian opinion leaders dan preferensi publik secara umum, di mana tingkat kesukaan masyarakat terhadapnya konsisten berada di atas 90 persen.
- Basuki Tjahaja Purnama / Ahok (Skor 7,0): Menjadi figur terbaik di kategori politisi yang saat ini tidak memegang jabatan publik.
- Pramono Anung Wibowo (Skor 7,0): Gubernur DKI Jakarta ini mengantongi skor tertinggi di antara politisi yang sedang memangku jabatan publik.
- Zainal Arifin Mochtar (Skor 7,0): Menempati posisi teratas untuk kategori intelektual independen yang konsisten kritis terhadap pemerintah.
- Agus Harimurti Yudhoyono / AHY (Skor 6,5): Meraih skor tertinggi di kelompok pimpinan partai politik.
Peringkat Kualitas Kepemimpinan Tokoh Nasional Versi SMRC
Berikut adalah ringkasan peta skor rata-rata kualitas kepemimpinan para tokoh berdasarkan rilis studi SMRC:
Puncak (Paling Baik): Mahfud MD (7,6)
Papan Atas:
- Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (7,0)
- Anies Baswedan (7,0)
- Dedi Mulyadi (7,0)
- Zainal Arifin Mochtar (7,0)
- Pramono Anung (7,0)
Papan Tengah Tinggi:
- Sri Mulyani (6,9)
- Ganjar Pranowo (6,8)
- Retno Marsudi (6,8)
- Usman Hamid (6,7)
- Bivitri Susanti (6,7)
- Saldi Isra (6,7)
- Feri Amsari (6,7)
- Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (6,5)
Papan Tengah Rendah:
- Megawati Soekarnoputri (6,4)
- Sudirman Said (6,3)
- Yusril Ihza Mahendra (6,0)
- Ubedilah Badrun (5,9)
- Andika Perkasa (5,9)
- Surya Paloh (5,7)
Kluster Terbawah:
- Gatot Nurmantyo (5,4)
- Muhaimin Iskandar (5,4)
- Puan Maharani (5,3)
- Prabowo Subianto (5,1)
- Zulkifli Hasan (4,9)
- Bahlil Lahadalia (4,9)
- Gibran Rakabuming Raka (4,4)
- Kaesang Pangarep (4,0)
Studi SMRC ini juga mengungkap potret kontras pada jajaran pimpinan pemerintahan dan ketua umum partai politik besar. Presiden Prabowo Subianto mencatatkan rata-rata skor 5,1, berada di kluster papan bawah bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (4,9) dan Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia (4,9).
Sementara itu, posisi dua terendah dalam studi ini ditempati oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang mengantongi skor 4,4, serta Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep di posisi paling buncit dengan skor 4,0.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: