Menarini Jadi Studi Kasus Buku Customer Behavior in The Digital Era Lewat Dermatix dan Transpulmin
Kredit Foto: Ist
Perubahan perilaku konsumen di era digital mendorong perusahaan farmasi menyesuaikan strategi komunikasi pemasaran, termasuk dengan mengedepankan edukasi, transparansi informasi, dan bukti klinis.
Pendekatan yang diterapkan PT Transfarma Medica Indah atau Menarini Indonesia melalui produk Dermatix dan Transpulmin diangkat sebagai studi kasus dalam Bab 20 buku Customer Behavior in The Digital Era.
Perubahan perilaku tersebut terutama terlihat pada generasi Z dan keluarga muda yang semakin aktif mencari informasi produk secara mandiri melalui kanal digital sebelum mengambil keputusan. Konsumen juga semakin memperhatikan keamanan produk, transparansi kandungan, serta bukti yang mendukung klaim manfaat.
Consumer Health Director Menarini Indonesia, Lydia Tjahaja, mengatakan perusahaan kesehatan perlu menyesuaikan cara berkomunikasi dengan konsumen yang semakin kritis terhadap informasi produk.
“Konsumen modern kini semakin mandiri dalam mencari informasi sebelum mengambil keputusan. Oleh karena itu, brand kesehatan tidak bisa lagi sekadar berjualan; kita harus mampu memberikan edukasi yang jujur, transparan, dan tervalidasi secara klinis,” ujar Lydia.
Menarini menerapkan pendekatan komunikasi berbeda untuk Dermatix dan Transpulmin sesuai dengan karakteristik produk dan kebutuhan konsumennya.
Pada Dermatix, produk yang digunakan untuk membantu perawatan bekas luka, komunikasi berfokus pada informasi medis dan bukti klinis yang mendukung klaim produk. Perusahaan juga memanfaatkan ulasan konsumen untuk membangun kepercayaan terhadap produk.
Sementara itu, komunikasi Transpulmin, balsam untuk bayi dan anak yang digunakan untuk membantu meredakan gejala hidung tersumbat akibat flu, lebih menitikberatkan pada kebutuhan orang tua. Informasi mengenai kandungan dan keamanan produk menjadi bagian penting dalam menjangkau keluarga muda.
Menurut Lydia, strategi komunikasi tersebut dikembangkan dengan menggabungkan analisis data perilaku konsumen dan pendekatan berbasis sains. Perusahaan juga berupaya menyesuaikan strategi global dengan kebutuhan pasar Indonesia.
“Prinsip kami adalah vision inspired, locally driven, sehingga strategi global perusahaan dapat diterjemahkan secara tepat untuk menjawab kebutuhan nyata konsumen Indonesia,” katanya.
Selain menyesuaikan komunikasi pemasaran, Menarini menyatakan berupaya memperluas akses produk melalui berbagai saluran digital. Perusahaan juga menyebut fasilitas manufaktur Menarini Indria Laboratories sebagai bagian dari dukungan terhadap produksi produk dengan standar internasional dan sertifikasi halal.
Pengangkatan Dermatix dan Transpulmin dalam buku Customer Behavior in The Digital Era menyoroti pentingnya pemahaman terhadap perilaku konsumen dalam pemasaran produk kesehatan.
Di tengah kemudahan akses informasi digital, kejelasan klaim, transparansi, dan edukasi menjadi aspek penting bagi konsumen dalam menilai produk sebelum menggunakannya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: