Danantara Perluas Kemitraan Filantropi di Pendidikan, Kesehatan hingga Sanitasi
Kredit Foto: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) melalui yayasan filantropi Danantara Indonesia Trust (DIT) memperkuat komitmen untuk mendorong dampak sosial melalui kemitraan strategis. Setelah 1 tahun membangun fondasi dan menerjemahkan mandat filantropinya ke dalam program dan kolaborasi, Danantara Indonesia Trust memasuki fase berikutnya dengan memperluas kemitraan di bidang pendidikan, kesehatan, serta air, sanitasi dan higiene (WASH).
Momentum 1 tahun Danantara Indonesia Trust mengangkat semangat “From Commitment to Action”, yang mencerminkan perjalanan dari membangun fondasi menuju aksi kemitraan bersama pemerintah, perguruan tinggi, organisasi pembangunan, filantropi, masyarakat sipil, dan sektor swasta.
Melalui pendekatan ini, Danantara Indonesia Trust membangun ekosistem filantropi katalitik yang mempertemukan sumber daya, keahlian, dan kemitraan untuk mendorong dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.
Baca Juga: Danantara, INA, dan Chandra Asri Garap Proyek Kimia Jumbo, Bidik Operasi pada 2027
CEO Danantara sekaligus Pembina Danantara Indonesia Trust, Rosan Perkasa Roeslani mengatakan sebagian nilai dalam pengelolaan aset negara bakal didedikasikan kepada DIT untuk dampak sosial.
"Setiap program adalah investasi pada fondasi daya saing bangsa: generasi muda yang terdidik, tenaga kesehatan yang menjangkau wilayah paling membutuhkan, serta keluarga dengan akses air bersih dan sanitasi yang layak. Kami mengelolanya dengan disiplin yang sama seperti investasi lainnya yakni terarah, terukur, dan berlandaskan tata kelola yang baik," ujar Rosan dalam acara Peringatan 1 Tahun Danantara Indonesia Trust di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Dari Komitmen Menuju Aksi
Memasuki tahun kedua, Danantara Indonesia Trust memperluas pendekatan tersebut melalui tiga program strategis: Asa Nusantara, Air Setara, dan Bakti Sehat Nusantara. Ketiga program tersebut dikembangkan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, organisasi pembangunan, dan pemerintah untuk menjawab tantangan di bidang pendidikan, WASH, dan kesehatan.
1. Asa Nusantara: Memperluas Akses Pendidikan
Asa Nusantara merupakan program beasiswa bagi 800 mahasiswa program sarjana dan vokasi di bidang STEM dan ilmu kesehatan melalui kerja sama dengan Universitas Andalas, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Hasanuddin.
Program memprioritaskan mahasiswa yang memenuhi sedikitnya satu kriteria, termasuk berasal dari keluarga berpenghasilan rendah, wilayah 3T atau pedesaan, wilayah terdampak bencana, mahasiswa generasi pertama dalam keluarga, atau penyandang disabilitas.
Selain dukungan biaya pendidikan dan biaya hidup, program ini mencakup dukungan pengembangan kapasitas bagi penerima beasiswa. Komitmen program direncanakan berlangsung selama empat tahun hingga 2030.
2. Air Setara: Memperkuat Akses Air Bersih dan Sanitasi
Di bidang WASH, Danantara Indonesia Trust bersama Plan Indonesia menjalankan Air Setara, program WASH tangguh iklim yang dirancang untuk menjangkau 156 desa di Timor Tengah Selatan, Manggarai, dan Belu, Nusa Tenggara Timur.
Program menargetkan sekitar 230.000 penerima manfaat atau 60.000 rumah tangga, termasuk 86.700 siswa di 867 sekolah, serta mencakup 79 fasilitas kesehatan.
Kemitraan ini juga menunjukkan pendekatan katalitik Danantara Indonesia Trust melalui mobilisasi sumber daya bersama mitra. Selain komitmen DIT, program memperoleh dukungan pendanaan dari Plan International serta dukungan kesehatan dan nutrisi selama empat tahun dari Vitamin Angels.
3. Bakti Sehat Nusantara: Memperkuat Tenaga Kesehatan
Melalui Bakti Sehat Nusantara, Danantara Indonesia Trust bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk mendukung penguatan tenaga kesehatan, mulai dari perencanaan berbasis kebutuhan, pendidikan dan pengembangan kompetensi, hingga penempatan dan retensi tenaga kesehatan di wilayah prioritas dan wilayah yang masih kekurangan tenaga kesehatan.
Baca Juga: Danantara Minta Maaf soal Blackout Batam, Janji Benahi Layanan PLN
Baca Juga: Usai Blackout Batam, Prabowo Minta Danantara Kebut Transformasi PLN
Pada tahap awal, dukungan biaya pendidikan Danantara Indonesia Trust ditujukan kepada 1.343 tenaga medis dan tenaga kesehatan, terdiri atas 358 penerima pada 2026 dan 985 penerima pada 2027. Fasilitas penerima manfaat mencakup 70 puskesmas, 131 rumah sakit daerah, dan 25 rumah sakit vertikal.
Ketua Yayasan Danantara Indonesia Trust Nuraini Razak menyampaikan, fokus pihaknya di tahun kedua adalah memperkuat apa yang telah dibangun pada tahun pertama, dengan menghadirkan kemitraan katalitik yang dapat menghubungkan berbagai sumber daya dan keahlian.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap kolaborasi tidak berhenti pada satu program, tetapi turut membuka ruang bagi dampak yang lebih luas dan berkelanjutan," kata Nuraini.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Editor: Dian Ihsan