- Home
- /
- New Economy
- /
- CSR
ASDP Bakauheni Mengajar, Karyawan Turun Langsung Berbagi Ilmu Sasar 700 Siswa
Kredit Foto: ASDP
Lebih dari 700 siswa di enam sekolah di Bakauheni, mulai dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA), mendapatkan pengalaman belajar tambahan melalui program ASDP Bakauheni Mengajar. Program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) ini melibatkan karyawan sebagai relawan untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan motivasi kepada para siswa.
Program tersebut resmi dimulai pada Rabu (14/10), dengan pelaksanaan perdana yang diikuti 288 siswa sekolah dasar. Kegiatan mengajar dikemas secara interaktif melalui praktik langsung, permainan edukatif, diskusi, dan pendekatan fun learning agar siswa lebih aktif, percaya diri, serta antusias mengikuti pembelajaran.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan pendidikan merupakan investasi penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan. Karena itu, kontribusi perusahaan tidak hanya diwujudkan melalui layanan penyeberangan yang menghubungkan masyarakat antardaerah, tetapi juga melalui upaya memperluas akses pengetahuan dan kesempatan berkembang.
“Bagi ASDP, membangun konektivitas juga berarti turut membuka jalan bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik. Melalui ASDP Bakauheni Mengajar, kami ingin berbagi pengetahuan, menumbuhkan semangat belajar, serta mendorong anak-anak untuk berani bermimpi dan mengembangkan potensinya,” ujar Heru.
Dalam pelaksanaannya, ASDP melibatkan karyawan yang tergabung sebagai relawan atau Kawan Jangkar. Mereka berinteraksi langsung dengan siswa melalui materi yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan, sehingga pembelajaran tidak hanya berfokus pada pengetahuan, tetapi juga pengembangan karakter dan keterampilan.
General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menjelaskan materi yang diberikan mencakup penguatan karakter, pengenalan dunia kerja, keselamatan, kreativitas, dan motivasi. Melalui metode learning by doing dan fun learning, siswa didorong untuk berani bertanya, menyampaikan pendapat, bekerja sama, serta membangun kepercayaan diri.
“Antusiasme siswa pada pelaksanaan perdana menjadi dorongan bagi kami untuk mengembangkan program ini secara berkelanjutan. Kami ingin kegiatan mengajar tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga menghadirkan pengalaman positif yang dapat memotivasi siswa untuk terus belajar dan mengenali potensi dirinya,” kata Partogi.
Pelaksanaan perdana ASDP Bakauheni Mengajar turut didukung lima kolaborator dari unsur Purna Relawan Bakti BUMN dari ASDP dan Volunteer TJSL Kantor Pusat, bersama karyawan ASDP Cabang Utama Bakauheni. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan memperkaya pengalaman belajar siswa sekaligus menumbuhkan budaya kepedulian dan kerelawanan di lingkungan perusahaan.
Selain menghadirkan kegiatan mengajar, ASDP juga menyalurkan bantuan TJSL kepada SD Bhakti Ibu untuk mendukung pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar mengajar sesuai kebutuhan sekolah dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif.
Partogi mengatakan, program ASDP Bakauheni Mengajar merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan keempat mengenai pendidikan berkualitas. Melalui berbagi pengetahuan, pengembangan potensi siswa, dan dukungan fasilitas pendidikan, ASDP berupaya memperluas kesempatan belajar yang inklusif dan merata.
Partogi menambahkan, program tersebut akan dilaksanakan secara bertahap di sekolah-sekolah sasaran, disertai evaluasi berkala untuk memastikan kesinambungan kegiatan, kesesuaian materi, dan pencapaian target penerima manfaat.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran ASDP memberikan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Bantuan fasilitas pendidikan menjadi salah satu bentuk dukungan, sementara keterlibatan karyawan dalam kegiatan mengajar menghadirkan ruang berbagi ilmu dan pengalaman. Kami berharap keduanya dapat saling melengkapi dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi generasi muda,” tutur Partogi.
Dengan mengusung semangat “Belajar Membawa Ilmu, Menghubungkan Masa Depan”, ASDP berharap program ini tidak hanya memperkaya wawasan siswa, tetapi juga mendorong tumbuhnya motivasi belajar dan keberanian dalam meraih cita-cita. Ke depan, kolaborasi antara perusahaan, sekolah, relawan, dan masyarakat diharapkan terus berkembang untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Sufri Yuliardi
Editor: Sufri Yuliardi