Dokter Tifa Sudah 3 Kali Minta Jokowi Hadiri Sidang: Kami Tak Sabar Lihat Ijazah Asli Bapak
Kredit Foto: Istimewa
Kehadiran Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali dituntut oleh tim kuasa hukum Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa dalam persidangan perkara dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu.
Tak sekadar meminta Jokowi hadir sebagai pelapor pertama, kubu Dokter Tifa juga mendesak agar ijazah asli yang menjadi pokok perkara dibawa ke ruang sidang.
Kuasa hukum Dokter Tifa, Karina Bunga, mengaku tak sabar menunggu kehadiran Jokowi. Menurutnya, persidangan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat langsung ijazah asli yang selama ini menjadi sorotan.
“Katanya kan ini persidangan yang ditunggu-tunggu (Jokowi), kami juga tidak sabar untuk melihat ijazah asli dari Bapak,” kata Karina kepada wartawan setelah persidangan, Kamis (15/10/2026).
Baca Juga: Saksi Akui Tak Pernah Lihat Ijazah Jokowi, tapi Yakin Asli Karena...
Karina menilai kehadiran Jokowi diperlukan agar sejumlah pertanyaan mengenai dokumen yang menjadi pokok perkara dapat dijawab secara langsung di persidangan. Ia menyebut pihaknya terus mempertanyakan kapan Jokowi akan dihadirkan.
“Kami setiap persidangan juga mempertanyakan kapan Bapak Joko Widodo dapat dihadirkan ke persidangan,” ucap Karina.
Desakan serupa disampaikan langsung oleh Dokter Tifa. Ia mengungkapkan bahwa permintaan untuk menghadirkan Jokowi sekaligus membawa ijazah asli telah diajukan sebanyak tiga kali.
“Kami sudah menyatakan permintaan ketiga kalinya ini, untuk dihadirkannya Joko Widodo sebagai pelapor pertama, dan dihadirkannya ijazah asli. Kami sudah minta tiga kali,” ujar Dokter Tifa.
Baca Juga: Saksi Keciduk Berbohong, Sidang Ijazah Jokowi Disebut Penuh Kejanggalan
Tak berhenti di ruang sidang, Dokter Tifa berharap permintaan tersebut turut menjadi perhatian lembaga-lembaga terkait. Ia menyebut Kementerian Hukum, Komisi Yudisial, dan Mahkamah Agung sebagai pihak yang diharapkan merespons persoalan tersebut.
Dokter Tifa juga menyatakan timnya akan melayangkan surat kepada lembaga-lembaga itu untuk meminta perhatian terhadap permintaan menghadirkan Jokowi dan ijazah aslinya.
“Mudah-mudahan menjadi atensi menteri-menteri Hukum, menjadi atensi dari Komisi Yudisial, dan juga Mahkamah Agung, karena kami akan bersurat,” imbuh Dokter Tifa.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: