Kredit Foto: Istimewa
Pengurus Daerah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara terang-terangan meminta mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk bersedia menjadi Ketua Umum DPP PSI.
Pinangan politik tersebut disampaikan langsung saat jajaran pengurus DPD PSI Kabupaten Cirebon bertandang ke kediaman pribadi Jokowi di Solo.
Langkah ini diambil guna mendongkrak perolehan suara partai berlogo bunga mawar tersebut pada kontestasi Pemilu 2029 mendatang.
Ketua DPD PSI Kabupaten Cirebon, Muhammad Haryanto, mengungkapkan bahwa kehadiran figur Jokowi di pucuk pimpinan kepengurusan pusat akan menjadi magnet politik yang luar biasa bagi pertumbuhan PSI.
Selain menyampaikan aspirasi agar Jokowi bersedia masuk ke dalam jajaran pengurus pusat, kedatangan DPD PSI Cirebon ke Solo juga bertujuan untuk mengundangnya hadir dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI yang dijadwalkan berlangsung di Cirebon pada November mendatang.
"Kami meminta Pak Jokowi agar mau jadi Ketua Umum DPP PSI dan masuk jajaran pengurus DPP. Pak Jokowi kan seorang legend nasional, dengan jadi Ketua Umum PSI mudah-mudahan bisa mendulang suara lebih bagus lagi di Pemilu 2029," ujar Haryanto.
Mendapat dorongan dan pinangan langsung dari kader daerah untuk memimpin PSI, Jokowi memberikan respons santai yang mempertanyakan alasan penunjukan dirinya.
"Respons Pak Jokowi menjawab, 'kenapa meminta saya untuk jadi Ketua Umum PSI?'. Kami akan tindaklanjuti nanti dengan rapat di internal," lanjut Haryanto.
Sinyal serta pertanyaan dari Jokowi tersebut bakal dibahas lebih lanjut dalam forum rapat internal organisasi sebelum pelaksanaan Rakorda bulan depan. Untuk diketahui, saat ini Ketua Umum PSI adalah putra bungsu dari Jokowi sendiri, yakni Kaesang Pangarep.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat