Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kejar Ekonomi 6%, Airlangga Bidik Investasi Rp2.258 Triliun pada 2027

        Kejar Ekonomi 6%, Airlangga Bidik Investasi Rp2.258 Triliun pada 2027 Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membidik investasi sebesar Rp2.258 triliun pada 2027 untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6%. Pemerintah menilai peningkatan investasi menjadi salah satu kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi.

        Airlangga menjelaskan, terdapat tiga prasyarat untuk mencapai target tersebut. Pertama, investasi harus tumbuh lebih tinggi daripada produk domestik bruto (PDB). Kedua, produktivitas pekerja perlu ditingkatkan, dan ketiga, ekspor harus semakin berorientasi pada produk bernilai tambah.

        “Target tersebut memerlukan tiga prasyarat, yakni pertumbuhan investasi yang lebih tinggi daripada pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB), peningkatan produktivitas pekerja, dan penguatan ekspor bernilai tambah,” ujar Airlangga dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/10/2026).

        Untuk memenuhi target tersebut, pemerintah menargetkan pertumbuhan investasi sebesar 8–9% pada 2027. Selain investasi, ekonomi digital juga ditempatkan sebagai salah satu mesin pertumbuhan, seiring meningkatnya aktivitas perdagangan dan transaksi digital di Indonesia.

        Baca Juga: Airlangga Heran MSCI Umumkan Evaluasi Bursa RI Lebih Cepat

        Nilai transaksi bruto atau gross merchandise value (GMV) ekonomi digital Indonesia mendekati US$100 miliar pada 2025, meningkat 14% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, pengguna QRIS telah mencapai 65,77 juta orang dengan 44,86 juta merchant.

        Airlangga menekankan pengembangan ekonomi digital perlu didukung ekosistem yang terintegrasi, mulai dari ketersediaan talenta digital berkualitas hingga pengembangan semikonduktor, kecerdasan artifisial (AI), dan infrastruktur pusat data. Pemerintah juga melihat peluang investasi di sektor tersebut sebagai bagian dari penguatan ekonomi digital nasional.

        Sebagai pijakan menuju target 2027, ekonomi Indonesia tumbuh 5,45% secara kumulatif pada semester I 2026. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6% dan inflasi 2,5% pada 2027, dengan peningkatan investasi, produktivitas pekerja, ekspor bernilai tambah, serta pengembangan ekonomi digital sebagai penopang utamanya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aryo Hadi Wibowo
        Editor: Fajar Sulaiman

        Bagikan Artikel: