Hasil Survei Capres PPI: Elektabilitas Prabowo Unggul dengan 31,6 Persen, Disusul KDM dan Anies
Kredit Foto: Istihanah
Presiden Prabowo Subianto menempati posisi teratas dalam simulasi terbuka elektabilitas calon presiden berdasarkan survei terbaru Parameter Politik Indonesia (PPI). Prabowo memperoleh 31,6 persen, unggul dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang meraih 11,4 persen dan Anies Baswedan dengan 10,1 persen.
Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno memaparkan hasil survei tersebut secara virtual pada Minggu (18/10/2026). Dalam simulasi ini, responden diminta menyebutkan secara spontan figur yang akan mereka pilih jika pemilihan presiden dilaksanakan saat survei berlangsung.
"Ini adalah elektabilitas presiden secara terbuka. Jadi ini adalah pertanyaan terbuka. Pertanyaannya adalah, 'Jika pemilihan presiden dilaksanakan saat ini, siapakah yang akan Anda pilih menjadi Presiden Republik Indonesia?'. Responden diminta untuk menjawab secara spontan," kata Adi.
"Pertama, Pak Prabowo Subianto. Prabowo Subianto 31,6%, disusul Dedi Mulyadi 11,4%, disusul Anies Baswedan 10,1%, disusul Gibran Rakabuming 6,9%, disusul Ganjar Pranowo 4,4%, dan seterusnya," imbuh Adi.
Setelah tiga nama teratas, Gibran Rakabuming Raka memperoleh elektabilitas 6,9 persen, disusul Ganjar Pranowo sebesar 4,4 persen. Sementara itu, Agus Harimurti Yudhoyono meraih 2,3 persen dan Mahfud MD sebesar 1,7 persen.
Sejumlah nama lainnya memperoleh angka di bawah 1,5 persen. Mereka antara lain Sherly Tjoanda sebesar 1,1 persen, Purbaya Yudhi Sadewa 0,8 persen, Pramono Anung 0,6 persen, serta Muhaimin Iskandar dan Sugiono masing-masing 0,2 persen.
Rocky Gerung, Abdul Somad, Kaesang Pangarep, Erick Thohir, Bahlil Lahadalia, dan Yusril Ihza Mahendra masing-masing memperoleh 0,1 persen. Adapun kategori nama lainnya mencapai 1,9 persen.
Baca Juga: Jokowi Sudah Merasa Disingkirkan Sejak Prabowo Jadi Presiden, Makanya Bikin Panggung Sendiri
Angka yang cukup besar juga terlihat pada responden yang belum menentukan pilihan. Sebanyak 25,5 persen menjawab tidak tahu, menjadi kelompok terbesar setelah Prabowo dalam hasil simulasi terbuka tersebut.
Survei PPI dilaksanakan pada 26 September hingga 6 Oktober 2026 melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden di 38 provinsi. Penelitian menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar 2,83 persen.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: