Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pramono Alokasikan Rp100 Miliar untuk LPDP Jakarta, Seleksi Tetap di Tangan Pemprov

        Pramono Alokasikan Rp100 Miliar untuk LPDP Jakarta, Seleksi Tetap di Tangan Pemprov Kredit Foto: Syarief Muhammad Syafiq
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan seleksi penerima program Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) Pemprov DKI Jakarta tetap berada di tangan pemerintah daerah, meski pelaksanaannya pada tahap awal akan dilakukan bersama LPDP pusat.

        Pramono mengatakan, Pemprov DKI telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk program yang akan direalisasikan pada tahun 2027 itu.  Nantinya, beasiswa tersebut akan mencakup gelar strata 2 (S2) hingga strata 3 (S3).

        “Dan mengenai jumlah antara 50 sampai 75 tentunya itu angka yang akan kami konsultasikan nanti dengan LPDP pusat karena tetap di tahap awal penyelenggaraannya bersama-sama dengan LPDP pusat,” kata Pramono di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Senin (19/10/2026).

        Meski bekerja sama dengan LPDP pusat pada tahap awal penyelenggaraan, Pramono menegaskan kewenangan untuk menentukan penerima beasiswa sepenuhnya berada di tangan Pemprov DKI Jakarta.

        “Tetapi yang memilih dan menentukan sepenuhnya adalah pemerintah DKI Jakarta. Angkanya 100 miliar,” ungkapnya.

        Baca Juga: Redam Tawuran di Manggarai, Pramono Setujui Pendirian Posko Bersama

        Sebelumnya, Pramono menjelaskan bahwa Program yang mengadopsi konsep LPDP ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi di wilayah Ibu Kota.

        Lebih lanjut, ia menyebut sejumlah perguruan tinggi ternama dunia telah membuka diri untuk bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta.

        “Salah satu contohnya adalah New York University, Columbia, kemudian juga dari beberapa perguruan tinggi yang ada di Inggris, di Australia, dan sebagainya," tutur Pramono.

        Menariknya, program beasiswa tersebut tidak hanya akan difokuskan pada bidang sains dan teknologi. Pramono ingin memberikan kesempatan lebih luas sesuai dengan perkembangan zaman serta kenutuhan industri lokal.

        “Saya juga memberikan kesempatan untuk mereka belajar tentang menjadi chef, kemudian apa hal-hal berkaitan dengan kreator desain dan sebagainya," pungkasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Syarief Muhammad Syafiq
        Editor: Istihanah

        Bagikan Artikel: