Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Survei BI: Kegiatan Dunia Usaha di Triwulan III 2026 Melambat

        Survei BI: Kegiatan Dunia Usaha di Triwulan III 2026 Melambat Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Bank Indonesia (BI) mencatat kegiatan dunia usaha melambat pada triwulan III 2026. Hal ini tercermin dari saldo Bersih Tertimbang (SBT) hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mencapai 11,46% atau lebih rendah dibandingkan posisi kuartal II sebelumnya di 12,97%.

        BI menyebut, seluruh lapangan usaha (LU) mencatat kinerja positif sepanjang triwulan III 2026. Sejumlah sektor bahkan mengalami peningkatan kinerja, terutama industri pengolahan.

        Selain industri pengolahan, peningkatan kinerja juga terjadi pada sektor administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib, pengadaan listrik dan gas, konstruksi, serta real estat.

        Di sisi produksi, kapasitas produksi terpakai pada triwulan III 2026 tercatat sebesar 73,75%. Tingkat pemanfaatan kapasitas tersebut tetap terjaga, dengan peningkatan pada industri pengolahan, pengadaan listrik dan gas, serta pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah, dan daur ulang.

        Kondisi keuangan dunia usaha juga menunjukkan perbaikan. BI mencatat aspek likuiditas dan rentabilitas dunia usaha secara umum membaik, sementara akses terhadap kredit perbankan tetap mudah.

        Memasuki triwulan IV 2026, pelaku usaha memperkirakan kegiatan bisnis masih tumbuh positif. Hasil SKDU menunjukkan SBT kegiatan dunia usaha diprakirakan mencapai 10,77%.

        Baca Juga: Rupiah Menguat ke Rp17.882 per Dolar AS Terkerek Kebijakan Pro-Market Bank Indonesia

        Baca Juga: Usut Transaksi Tidak Sah DANA, Bank Indonesia Desak Investigasi Menyeluruh

        Sejumlah sektor yang diperkirakan mencatat peningkatan kinerja meliputi transportasi dan pergudangan, informasi dan komunikasi, real estat, jasa perusahaan, serta perdagangan besar dan eceran, termasuk reparasi mobil dan motor.

        BI menyatakan prospek positif tersebut sejalan dengan peningkatan aktivitas masyarakat selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan libur akhir tahun.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aryo Hadi Wibowo
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: