Kredit Foto: Istihanah
Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah pejabat bidang ekonomi dan keuangan ke Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (19/10/2026), di tengah tekanan yang melanda Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pertemuan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan pembahasan terkait sentimen Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Berdasarkan pantauan Warta Ekonomi di Istana Kepresidenan Jakarta, terlihat hadir Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi, Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti, dan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara.
Kehadiran sejumlah pejabat sektor keuangan tersebut menjadi perhatian setelah IHSG mengalami tekanan tajam dalam beberapa hari terakhir, menyusul kekhawatiran investor terhadap rencana perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia oleh MSCI.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyatakan telah menyiapkan laporan untuk disampaikan setelah rapat berlangsung.
“Nanti setelah rapat baru nanti saya update ke teman-teman,” ujarnya.
Baca Juga: IHSG Anjlok 4,31% saat Dibuka, Bos Danantara Angkat Bicara
Sebelumnya, IHSG dibuka melemah 223,23 poin atau 4,31% ke level 4.961,88 pada perdagangan Senin (19/10/2026).
Tekanan pasar terjadi setelah MSCI mengumumkan konsultasi terkait kemungkinan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia dari kategori pasar berkembang (emerging market) menjadi pasar mandiri (standalone market).
Kekhawatiran tersebut berkaitan dengan persoalan transparansi kepemilikan saham dan praktik perdagangan di pasar modal Indonesia. Perkembangan ini mendorong pelaku pasar mencermati respons pemerintah dan otoritas keuangan dalam menjaga kepercayaan investor serta memperkuat transparansi pasar modal.
Hingga berita ini ditulis, agenda spesifik rapat Presiden Prabowo bersama sejumlah pejabat ekonomi dan keuangan tersebut belum dikonfirmasi secara resmi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah