Kredit Foto: Instagram/Elon Musk
Miliarder Elon Musk mengumumkan komitmen untuk membagikan saham SpaceX kepada anak-anak di Amerika Serikat (AS). Jika masing-masing dari sekitar 72 juta penduduk AS berusia di bawah 18 tahun menerima satu saham, nilai pemberian tersebut diperkirakan mencapai US$10,5 miliar atau sekitar Rp189,38 triliun.
Mengutip Forbes, Senin (19/10/2026), pengumuman Musk muncul sekitar 12 jam setelah perusahaan kecerdasan buatan (AI) Anthropic mengumumkan rencana mengalokasikan sedikitnya 5% sahamnya kepada Anthropic Public Benefit Fund. Dana yang baru dibentuk tersebut ditujukan untuk mendukung kepentingan publik.
Musk kemudian menanggapi pengumuman Anthropic melalui platform X dengan menyarankan agar saham tersebut dibagikan langsung kepada masyarakat.
“Saya menyarankan untuk memberikan saham tersebut langsung kepada masyarakat,” tulis Musk kepada Anthropic.
Sekitar 12 jam setelah pernyataan tersebut, Musk mengumumkan komitmen pembagian saham SpaceX. Namun, belum diketahui apakah rencana itu telah disiapkan sebelumnya atau muncul sebagai respons terhadap pengumuman Anthropic.
Berdasarkan perkiraan Forbes yang mengacu pada data Biro Sensus AS, jumlah penduduk AS berusia di bawah 18 tahun mencapai sekitar 72,1 juta orang. Angka tersebut setara dengan 21,1% dari total populasi negara itu yang diperkirakan mencapai 341,8 juta jiwa.
Dengan harga sekitar US$147,52 per saham, pemberian satu saham kepada setiap anak akan memiliki nilai total sekitar US$10,5 miliar. Harga tersebut merujuk pada perdagangan prapasar saham SpaceX pada Senin (19/10) pagi waktu setempat.
Nilai tersebut menunjukkan besarnya potensi pemberian saham Musk apabila rencana itu direalisasikan untuk seluruh anak di AS. Meski demikian, belum tersedia rincian mengenai mekanisme pembagian, persyaratan penerima, maupun jadwal pelaksanaannya.
Berdasarkan laporan kepemilikan yang diajukan SpaceX kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) pada Agustus 2026, Musk tercatat memiliki sekitar 6,42 miliar saham perusahaan per 30 Juni 2026.
Jumlah tersebut mencakup saham yang dimiliki melalui perwalian dengan Musk sebagai wali amanat, saham dengan pembatasan tertentu, serta saham yang dapat diterbitkan melalui pelaksanaan opsi.
Jika Musk membagikan 72 juta saham kepada anak-anak di AS, jumlah tersebut hanya sedikit di atas 1% dari total kepemilikan sahamnya yang dilaporkan.
Forbes memperkirakan kekayaan bersih Musk mencapai US$908,5 miliar, menjadikannya orang terkaya di dunia. Kekayaannya bahkan sempat melampaui US$1 triliun beberapa kali sepanjang tahun ini, setelah SpaceX memasuki pasar publik, menurut laporan tersebut.
Baca Juga: Dokumenter Elon Musk Kena Jegal, Meta hingga TikTok Sempat Menolak
Baca Juga: Elon Musk Ditarik ke Pentagon, Kali Ini Bantu Trump Cari Senjata Masa Depan
Di pasar saham, saham SpaceX tercatat naik lebih dari 1% menjadi US$147,52 dalam perdagangan prapasar pada Senin. Kenaikan tersebut sejalan dengan pemulihan kontrak berjangka saham AS setelah tekanan jual di pasar pada pekan sebelumnya.
Meski nilai potensial pembagian saham mencapai ratusan triliun rupiah, realisasi pemberian tersebut masih bergantung pada rincian pelaksanaan yang belum diumumkan Musk. Karena itu, angka US$10,5 miliar masih merupakan estimasi berdasarkan jumlah calon penerima dan harga saham, bukan nilai pemberian yang telah direalisasikan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri