Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk. (BIKE) mulai sesi I, Selasa (20/10/2026). Langkah ini diambil setelah harga saham BIKE melonjak tajam sepanjang 2026.
Penghentian sementara atau suspensi tersebut berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Keputusan ini tercantum dalam Pengumuman BEI nomor Peng-SPT-00215/BEI.WAS/10-2026.
BEI menjelaskan, suspensi dilakukan sebagai langkah cooling down atau pendinginan pasar. Tujuannya, memberi waktu kepada investor untuk mencermati pergerakan harga saham BIKE dan mempertimbangkan keputusan investasi secara lebih matang.
Lonjakan harga BIKE memang terbilang mencolok. Pada perdagangan Senin (19/10/2026), saham ini ditutup naik 22,62% ke level Rp5.150.
Kenaikan tersebut semakin besar jika dilihat dalam periode yang lebih panjang. Dalam satu bulan terakhir, harga saham BIKE telah melesat 370,32%. Sementara sejak awal tahun, kenaikannya mencapai 595,95%.
Baca Juga: Rosan Sinyalkan Danantara Serok Saham BUMN
Baca Juga: Rosan Ungkap Strategi Danantara Masuk Saham Secara Bertahap
Artinya, harga saham BIKE telah meningkat hampir enam kali lipat dibandingkan level awal tahun, sehingga pergerakannya menjadi perhatian bursa.
BEI juga mengimbau investor dan pihak-pihak berkepentingan untuk memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perusahaan. Investor diminta mencermati perkembangan terbaru BIKE sebelum mengambil keputusan investasi berikutnya, termasuk ketika perdagangan saham kembali dibuka.
Suspensi ini tidak otomatis berarti saham BIKE mengalami pelanggaran. Investor tetap perlu menunggu pengumuman resmi BEI mengenai pembukaan kembali perdagangan serta mempertimbangkan risiko dari pergerakan harga yang sangat tajam.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Merlina Aryanti
Editor: Dian Ihsan