Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Mantan Dosen ITB Tulis 'Pujian' untuk Prabowo-Gibran, Isi Lengkapnya Bikin Geleng Kepala

        Mantan Dosen ITB Tulis 'Pujian' untuk Prabowo-Gibran, Isi Lengkapnya Bikin Geleng Kepala Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Mantan dosen Institut Teknologi Bandung (ITB), Ardianto Satriawan, melontarkan "pujian" terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

        Menurutnya, tepat pada dua tahun masa pemerintahan mereka, Prabowo-Gibran berhasil memperbaiki berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, mulai dari tata kelola pemerintahan hingga kesejahteraan masyarakat. Namun, pujian tersebut diduga merupakan bentuk satire terhadap realitas yang terjadi di lapangan.

        "Tepat 2 tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Alhamdulillah, negara aman sentosa. Rakyat makmur bahagia tenteram sejahtera. Pejabat tidak ada yang korupsi. Hukum ditegakkan setegak-tegaknya. Bencana alam tertangani dengan baik. Ekonomi stabil dan berkembang." tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Selasa (20/10).

        Ia kemudian melanjutkan sindirannya dengan menyebut tidak ada praktik bagi-bagi jabatan, seluruh pengangkatan pejabat dilakukan berdasarkan kemampuan dan prinsip meritokrasi, serta seluruh pejabat memenuhi persyaratan sesuai ketentuan perundang-undangan.

        TIjazah, SKCK, gelar, semua ada dan diperoleh dengan benar. Nilai tukar rupiah semakin menguat," lanjutnya.

        Unggahan tersebut diduga merupakan kritik terhadap kondisi pemerintahan saat ini. Salah satu isu yang disindir adalah pelemahan nilai tukar rupiah yang berada di kisaran Rp18.000 per dolar AS, serta kejatuhan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa waktu terakhir.

        Baca Juga: Pengamat: Pejabat Sebaiknya Jangan Bicara Lagi soal Karhutla, IHSG, dan Rupiah

        Sebagai informasi, pada Selasa, 20 Oktober 2026, pemerintahan Prabowo-Gibran genap berusia dua tahun sejak resmi dilantik pada 20 Oktober 2024.

        Selama periode tersebut, Presiden Prabowo tercatat telah melakukan delapan kali reshuffle kabinet. Langkah itu dilakukan dalam rangka penataan struktur pemerintahan serta pengisian sejumlah jabatan strategis pada lembaga baru, termasuk pelantikan Kepala BNPB dan beberapa posisi penting di lingkungan TNI Angkatan Darat.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: