Dua Tahun Prabowo-Gibran, Guru dan Tenaga Kependidikan Tercatat 8 Kali Mogok Kerja
Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
Guru honorer yang juga anggota Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Reza Sudrajat, mengungkapkan bahwa selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, guru dan tenaga kependidikan telah melakukan aksi mogok kerja sebanyak delapan kali di berbagai daerah.
Menurutnya, aksi mogok kerja tersebut bukan bentuk pelepasan tanggung jawab terhadap tugas pendidikan. Sebaliknya, langkah itu dinilai sebagai salah satu cara efektif untuk meningkatkan posisi tawar guru dalam memperjuangkan kesejahteraan, fasilitas, serta kepastian status kerja.
"8 mogok kerja guru & tenaga kependidikan selama 2 tahun Pemerintahan Prabowo Gibran diberbagai wilayah Indonesia. Meksipun setiap tempat memiliki hasil yang berbeda & tidak terpublikasi," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Selasa (20/10).
"Mogok kerja dianggap salah satu cara yang efektif dalam meningkatkan daya tawar guru dihadapan Pemerintah, yang kerap kurang mempertimbangkan guru dalam setiap pengambilan keputusan," lanjutnya.
Menurut Reza, peningkatan kesejahteraan dan perlindungan profesi guru menjadi hal penting untuk menjaga kualitas pendidikan di masa mendatang.
Sebagai informasi, pada Selasa, 20 Oktober 2026, pemerintahan Prabowo-Gibran genap berusia dua tahun sejak resmi dilantik pada 20 Oktober 2024.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: