Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Mantan Ketua MK Ajari Wapres Gibran Jawab Impeachment: Saya Tunggu DPR

        Mantan Ketua MK Ajari Wapres Gibran Jawab Impeachment: Saya Tunggu DPR Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie menyarankan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk lebih fokus pada manajemen pemerintahan daripada aktivitas yang dinilai sebagai politik pencitraan. Menurut Jimly, Gibran memiliki peran strategis untuk memperbaiki koordinasi di dalam kabinet Presiden Prabowo Subianto.

        Dalam perbincangan di siniar Total Politik, Jimly menyoroti struktur kabinet yang memiliki delapan Menteri Koordinator (Menko). Ia menilai jumlah koordinator yang terlalu banyak berpotensi menyulitkan koordinasi antarkementerian.

        "Salah satu hal yang ada kekurangan dalam pemerintahan ini adalah manajemen koordinatornya. Kebanyakan. Dari tujuh nambah satu, jadi delapan. Dalam hukum besi organisasi, makin banyak koordinator, makin tidak ada koordinasi," beber Jimly.

        Menurut dia, kondisi tersebut membuat peran wakil presiden penting dalam membantu memastikan koordinasi pemerintahan berjalan efektif. Jimly menilai Gibran dapat mengambil peran lebih besar untuk mengoordinasikan para Menko agar pelaksanaan tugas pemerintahan tidak tumpang tindih.

        Untuk itu, Jimly menyarankan Gibran mengurangi aktivitas turun ke lapangan yang berpotensi dipersepsikan sebagai upaya membangun citra politik.

        "Saya sarankan dia tidak usah main politik pencitraan. Misalnya datang ke mana-mana, lihat gorong-gorong, lihat kesedihan rakyat. Itu nanti akan dianalisa orang, 'Waduh, dia main politik, dia sudah mempersiapkan diri untuk 2029'," tegasnya.

        Jimly mengingatkan, jika terlalu sibuk dengan aktivitas yang berorientasi pada citra politik, Gibran berisiko mengabaikan tugasnya dalam membantu pengelolaan pemerintahan. Ia mendorong wakil presiden lebih mengutamakan kinerja dan koordinasi kelembagaan.

        Baca Juga: Bantah Bela Wapres Gibran, Ini Kata Mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie Soal Usul Penghapusan Syarat Ijazah bagi Capres-Wapres

        Jimly juga menyarankan Gibran tidak bereaksi berlebihan terhadap kritik maupun wacana pemakzulan (impeachment). Menurut dia, Gibran sebaiknya tetap tenang dan menghormati proses konstitusional yang berlaku.

        "Kalau ditanya soal impeachment, bilang saja, 'Oke enggak apa-apa, saya tunggu saja (keputusan DPR)'. Selesai itu, enggak usah dilawan," pungkas Jimly.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: