Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        PSI Dukung Gibran Berkantor di IKN, Sebut Bisa Jadi Solusi Atasi Karhutla

        PSI Dukung Gibran Berkantor di IKN, Sebut Bisa Jadi Solusi Atasi Karhutla Kredit Foto: Warta Ekonomi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedy Nur Palakka menyatakan dukungannya terhadap usulan pegiat media sosial Ferry Koto agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama jajaran menteri koordinator dan wakil menteri mulai berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.

        Menurut Dedy, langkah tersebut dapat menjadi solusi yang realistis untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekaligus menghidupkan pusat pemerintahan baru di luar Pulau Jawa.

        "Setuju Ide bang @ferrykoto ini yang paling realistis saat ini. Selain bisa menjawab persoalan kebakaran lahan dan hutan, pejabat-pejabat utama bisa langsung membangun semacam tradisi kerja baru yang lebih bersih dan akuntabel," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Rabu (21/10).

        "Mari kita dukung Wapres RI berkantor di IKN," lanjutnya.

        Sebagai informasi, karhutla di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya di Kalimantan dan Sumatra, telah berlangsung selama berbulan-bulan.

        Titik api mulai terdeteksi di sejumlah daerah, termasuk Riau dan Kalimantan Barat, sejak awal tahun. Hingga Juli, tercatat sekitar 202 ribu hektare lahan terdampak kebakaran.

        Baca Juga: Soroti 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, MUI Ajak Umat Shalat Istisqa untuk Atasi Krisis Karhutla

        Kebakaran kemudian meningkat signifikan akibat musim kemarau yang datang lebih cepat dan diperparah fenomena El NiƱo ekstrem. Per Agustus, luas area indikatif yang terbakar dilaporkan mencapai sekitar 1,32 juta hektare.

        Masyarakat di sejumlah wilayah terdampak, terutama di Sumatra Selatan dan Kalimantan, juga harus menghadapi kabut asap yang berlangsung cukup lama dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: