Atur Keuangan Pascagajian: Tarik Tunai Tanpa Biaya Admin Jadi Solusi Hemat Pengeluaran
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Pengelolaan keuangan rumah tangga setiap periode gajian menuntut masyarakat untuk lebih cermat, salah satunya dengan menekan pengeluaran dari biaya administrasi transaksi.
Meski pembayaran digital makin masif, layanan penarikan uang tunai yang praktis dan bebas biaya tetap menjadi alternatif penting untuk menjaga daya beli.
Uang tunai terbukti masih sangat dibutuhkan untuk berbagai keperluan harian, seperti berbelanja di pasar tradisional atau bertransaksi di lokasi yang belum menyediakan infrastruktur pembayaran digital.
Menjawab kebutuhan tersebut, ShopeePay menghadirkan fitur tarik tunai tanpa biaya administrasi untuk memberikan fleksibilitas arus kas bagi masyarakat.
Presiden Direktur ShopeePay Indonesia, Eka Nilam Dari, menegaskan bahwa akses uang tunai tetap menjadi instrumen krusial di tengah pesatnya tren pembayaran digital.
"Kami memahami kebutuhan transaksi masyarakat makin beragam. Meskipun pembayaran digital kini semakin menjadi bagian dari keseharian, akses terhadap uang tunai tetap dibutuhkan dalam situasi tertentu,” kata Eka di Jakarta.
Melalui fitur ini, pengguna dapat menarik saldo tanpa kartu melalui ATM BCA serta jaringan minimarket seperti Indomaret, Alfamart, dan Alfamidi. ShopeePay memastikan layanan tarik tunai ini bebas dari biaya administrasi maupun batasan kuota bulanan.
Secara teknis, penarikan via minimarket mensyaratkan nominal minimal Rp50.000. Pengguna cukup memilih menu Tarik Tunai di aplikasi ShopeePay, memilih gerai tujuan, dan memberikan kode token kepada kasir.
Sementara untuk penarikan di ATM BCA, pengguna hanya perlu mengakses fitur tarik tunai di aplikasi, memasukkan PIN untuk mendapat kode transaksi, lalu memasukkan nomor ponsel terdaftar dan kode tersebut pada mesin ATM.
Selain memfasilitasi tarik tunai, ShopeePay juga membebaskan biaya administrasi untuk isi saldo (top-up) menggunakan uang tunai di minimarket hingga lima kali per bulan.
Pengguna juga mendapat fasilitas bebas biaya transfer antar-bank dan dompet digital lain, pembayaran QRIS, hingga pelunasan tagihan utilitas.
Berbagai efisiensi biaya administrasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengalokasikan gaji secara optimal untuk kebutuhan pokok, tabungan, dan dana darurat.
Para pengguna juga terus diimbau untuk menjaga keamanan transaksi digital dengan tidak membagikan PIN, kode OTP, dan kode penarikan kepada pihak mana pun.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat